Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G-Plate kerap menjadi perbincangan di kalangan publik belakangan ini. Pasalnya, Menkominfo ini kerap melontarkan pernyataan-pernyataan ‘polos’ yang menimbulkan berbagai komentar dari masyarakat Indonesia.
Seperti diketahui, beberapa waktu terakhir Kominfo kerap menjadi perbincangan karena terjadi beberapa permasalahan, salah satunya kebocoran data masyarakat.
Alih-alih fokus pada masalah yang ada, Menkominfo justru melontarkan pernyataan-pernyataan ‘polos’ yang membuat geram masyarakat.
Tidak hanya tentang kebocoran data, menkominfo juga menanggapi permasalahan hacker, judi online, dan lain sebagainya dengan pernyataan yang menimbulkan perdebatan.
Lantas, apa saja pernyataan-pernyataan ‘polos’ Menkominfo tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Kebocoran Data Bukan Salah Kominfo
Diketahui, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate menanggapi persoalan kebocoran data 150 juta penduduk Republik Indonesia yang diduga berasal dari database KPU.
"Dalam hal ini ingin kami sampaikan di bawah PP 71 tahun 2019 terhadap semua serangan siber leading sector dan domain penting tugas pokok dan fungsi bukan di Kementerian Kominfo.Terhadap semua serangan siber atas ruang digital kita menjadi domain teknis dari Badan Siber Sandi Negara," tegas Plate di DPR RI, Rabu (7/9/2022).
Johnny G. Plate kemudian menyarankan bahwa hal tersebut lebih baik ditanyakan ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Baca Juga: Fakta-fakta Dugaan Kebocoran 150 Juta Data Penduduk, KPU Beri Bantahan
Kebocoran data yang terjadi pada saat itu disebar oleh Bjorka, hacker yang juga membobol 1,3 miliar nomor HP di Indonesia. Data tersebut kemudian disebar melalui situs breached.to pada tanggal 6 September 2022.
2. Menkominfo: Jaga NIK Sendiri-sendiri
Menanggapi adanya kebocoran milik warga, Menkominfo menyebutkan bahwa masyarakat perlu menjaga data kependudukan atau NIK masing-masing.
Menurut Johnny G.Plate, menjaga NIK bisa dilakukan untuk mencegah dari risiko kebocoran data pribadi. Warga juga diharuskan untuk bertanggung jawab menjaga NIK masing-masing.
"Harus ada tanggung jawabnya. Jaga NIK kita sendiri. Tidak boleh hanya salah-salahan, tetapi harus dicari penyebabnya dan di mana," terang Johnny, seperti dikutip Suara.com, Senin (5/9/2022).
3. Minta Masyarakat Rajin Ganti Password
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Dugaan Kebocoran 150 Juta Data Penduduk, KPU Beri Bantahan
-
Hacker Bjorka Blak-blakan Akan Retas Data Presiden Indonesia, Publik Malah Dukung Penuh: Sikat Aja
-
Kebocoran Data Menyeruak, Ini 6 Tips Perlindungan Data dari ITSEC Asia
-
Hacker Klaim Berhasil Retas BIN, Ungkap Data-data Agen
-
RUU PDP Akan Naik ke Paripurna, Menkominfo: Sejarah Penting di Bidang Digital
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan