Suara.com - Beredar kabar mengenai dua anak Ferdy Sambo yang ditangkap karena terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Kabar tersebut muncul usai adanya video yang diunggah oleh akun Facebook Sarjana Militer pada Selasa (06/09/22) lalu.
Dalam video tersebut terdapat narasi yang menerangkan bahwa dua anak Ferdy Sambo ditangkap karena terbukti membantu pembunuan Brigadir J.
"Gawat! 2 anak Ferdy Sambo ditangkap terbukti bantu pembunuhan Brigadir J," narasi dalam video.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Melansir dari penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, adanya video yang diklaim sebagai video yang merekam momen penangkapan dua anak Ferdy Sambo karena terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J adalah klaim yang menyesatkan.
Faktanya, tidak ada bukti yang menyatakan bahwa dua anak Ferdy Sambo ditangkap karena terlibat dalam pembunuhan Brigadir J.
Video yang diunggah oleh akun Facebook Sarjana Militer tersebut nyatanya hanya berisi proses rekonstruksi seputar kasus yang dialami Fedy Sambo.
Baca Juga: Sopir Ferdy Sambo Terima Putusan Demosi Sidang Etik Polri
Perlu diketahui bahwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J masih terus berjalan hingga kini.
Polri telah memeriksa beberapa anggota kepolisian yang terlibat. Bukan itu saja, Polri bahkan telah menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar mengenai dua anak Ferdy Sambo yang ditangkap karena terlibat dalam pembunuhan adalah informasi yang salah.
Unggahan tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau hoaks.
Berita Terkait
-
Sopir Ferdy Sambo Terima Putusan Demosi Sidang Etik Polri
-
Intimidasi Wartawan, Ajudan Ferdy Sambo Bharada Sadam Dijatuhi Sanksi Demosi
-
Diisukan Punya Hubungan Spesial dengan Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf : Saya Sudah Punya Istri dan Dua Anak
-
Heboh ! Beredar Isu Dua Jendral Terancam Dipecat Kapolri
-
Setelah Mengaku Sebagai Dalang Pembunuhan Berencana Brigadir J, Kini Ferdy Sambo Tidak Mengakui Ikut Menembak
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah
-
Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia
-
HUT ke-12 Suara.com Luncurkan Aura Research, Platform AI untuk Analisis Data dan Monitoring Isu
-
Gedung Tinggi Dilarang Sedot Air Tanah, PAM Jaya Ingatkan Ancaman Sinkhole Hantui Jakarta
-
Menhan Banyak Urusan, Gian Kasogi: Isu Keamanan Jangan Jadi Instrumen Politik Menuju 2029
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Haris Azhar: Perkara Ini Tidak Memenuhi Hak Asasi Manusia
-
Rayakan Hari Jadi ke-12, Suara.com Perkokoh Posisi Pemimpin Media Digital Berbasis Komunitas
-
Alarm Merah Timur Tengah: Mengapa Perang Iran-AS Bisa Ancam Dapur WNI Susah Ngebul?
-
Dirumorkan Tewas Dibom Iran, Benjamin Netanyahu Terakhir Terlihat di Lokasi Ini
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Laporan Keterangan Palsu di Sidang Hanya Bisa Lewat Hakim