Bjorka menyasar Denny Siregar karena menganggap orang itu hidup dari uang pajak masyarakat tapi menggunakan internet untuk memolarisasi rakyat.
Yang tak kalah menghebohkan adalah saat Bjorka mengumbar data pribadi Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Pasalnya, melalui data itu, publik menjadi tahu bahwa Luhut belum menerima vaksin covid-19 ketiga. Padahal Luhut getol mengumumkan kebijakan pembatasan kegiatan kalau warga belum vaksin booster.
Bjorka juga mengungkap data Muchdi Purwopranjono yang disebutnya sebagai dalang pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib.
Vigilante
Setelah membuka banyak data pribadi pejabat negara, akun Twitter dan saluran Telegram Bjorka mendadak dihilangkan.
"Ini akan terus berlanjut," tekad Bjorka, yang kemudian kembali membuat akun Twitter dan saluran Telegram baru miliknya.
Tapi lagi-lagi akun-akun Bjorka mendadak hilang. Akhirnya, Senin 12 September malam, melalui saluran Telegram yang baru, Bjorka berpamitan.
"Sudah dua kali akunku dimatikan. Ini waktunya aku istirahat. Tapi kupastikan ini tak akan lama. Sayang kalian semua," demikian pesan Bjorka.
Baca Juga: Akun Bjorka @bjorkanesian Kembali Di-Suspend, Netizen: Mana Belum Diumumin Giveaway-nya
Bjorka ternyata benar-benar menepati janjinya. Selasa 13 September, dia mebocorkan data pribadi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD.
Dalam pesannya, Bjorka tampak ingin menjawab pernyataan Mahfud MD sehari sebelumnya. Mahfud sempat mengatakan data yang dibocorkan Bjorka masih umum dan bukan rahasi.
Selain Mahfud MD, Bjorka hari ini juga mengumbar data pribadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, serta Ketua PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule.
Publik, terutama yang merupakan pengguna media sosial Twitter, menempatkan Bjorka seperti layaknya superhero.
Menurut publik, Bjorka adalah vigilante yang kerap mereka temui dalam film-film seperti V for Vendetta atau yang lebih baru: Money Heist.
Vigilante adalah orang yang membuat penghakiman terhadap orang jahat, dengan caranya sendiri.
Tak jarang warganet yang mengunggah permintaan kepada akun Twitter Bjorka untuk membocorkan data diri pejabat lainnya.
Ada pula yang meminta Bjorka mengungkap siapa dalang penembakan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang masih menjadi sorotan hangat publik.
Ismail Fahmi, pendiri Drone Emprit, mengakui nama Bjorka ramai dituliskan para pengguna Twitter dengan tendensi positif.
Artinya, warganet kerap menjadi pendukung Bjorka yang membocorkan data-data rahasia serta jati diri pejabat negara.
Pengamat media sosial sekaligus Pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi membeberkan sejumlah analisis terkait fenomena Bjorka.
Lewat akun Twitternya, ia memperlihatkan grafik terkait akun-akun yang ramai membahas Bjorka.
Grafik itu didominasi dengan warna hijau, yang diartikan Ismail kalau warganet Twitter senang dengan apa yang dilakukan Bjorka.
"Tampak hanya ada satu klaster yang ramai membahas Bjorka. Sentimennya banyak positif (hijau), karena happy dengan yang dilakukan Bjorka," kata Ismail, Senin.
Ia turut membeberkan akun-akun yang sekiranya menjadi pemengaruh dalam fenomena tersebut. Mereka adalah @bjorkanism, @darktracer_int, @opposite090l92, @txtdrpemerintah, @mazzini_gsp, dan @paijodirajo.
Dalam tabel data yang ditampilkan, @mazzini_gsp menjadi akun paling banyak mendapatkan perhatian warganet Twitter.
Cuitan dia soal Bjorka yang membocorkan dalang pembunuhan Munir Said Thalib mendapatkan 18.080 retweet dan 65.969 likes.
Ismail mengatakan, pembicaraan Bjorka naik drastis selama seminggu terakhir. Puncaknya terjadi pada 10 September, di mana jumlah cuitan soal Bjorka mencapai 32.048 tweet.
"Biasanya isu banjir sangat tinggi volume percakapannya. Hari (11 Sept) ini kalah pesat lawan Bjorka," katanya.
Tekanan batin rakyat
Menurut Fahmi, Bjorka yang menjadi 'pahlawan' sebenarnya menggambarkan adanya tekanan batin warganet Indonesia.
"Saya lihat ada suasana batin, yaitu emosi dari percakapan netizen, mereka kesal," kata Ismail dalam wawancaranya di Kanal Youtube tvOneNews.
Selama ini, kata Fahmi, warganet seringkali dibuat kesal oleh pemerintah. Terutama karena banyaknya kasus kebocoran data seperti BPJS dan Tokopedia.
Setelah banyak data mereka yang bocor, pemerintah seolah-olah lepas tangan. Bahkan yang terbaru, Menkominfo Johnny G Plate justru meminta masyarakat masing-masing menjaga kerahasiaan data pribadi.
"Yang paling kerasa sendiri di kalangan netizen adalah spamming. Padahal saat mereka registrasi dijanjikan datanya aman, tapi tetap saja dapat spamming lewat SMS," ungkapnya.
Spamming adalah penggunaan perangkat elektronik untuk mengirimkan pesan secara bertubi-tubi tanpa dikehendaki oleh penerimanya.
Kemudian Bjorka muncul bak pahlawan bagi publik serta warganet, dengan menunjukan kelemahan-kelemahan tata kelola data digital pemerintah Indonesia.
Sebaliknya, Ismail juga mengingatkan kemunculan Bjorka justru bisa merugikan wraganet di kemudian hari.
"Sebetulnya apa yang di-share Bjorka itu ada data-data yang merugikan netizen itu sendiri. Bisa dibuat penipuan. Memudahkan orang yang akan menipu," kata Fahmi.
Tag
Berita Terkait
-
Akun Bjorka @bjorkanesian Kembali Di-Suspend, Netizen: Mana Belum Diumumin Giveaway-nya
-
Sang Dalang Pembunuhan Brigadir J Bisa Lolos dari Tindak Pidana Jika Terbukti Gila
-
Gelombang Laut Tinggi, ABK di Karimun Jatuh ke Laut dan Belum Ditemukan
-
Bjorka Makin Meresahkan, Cak Imin Buka Suara: Ini Darurat
-
Sebut Data Bocor Bersifat Umum, Publik Nilai Menkominfo Terlalu Meremehkan Hacker: Bisa Tambah Runyam
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9