Suara.com - Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional Megawati Soekarnoputri berfoto dan menunjukkan salam saranghaeyo usai menyaksikan penandatangan nota kesepakatan antara Jeju National University dengan BRIN dan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Korea Selatan, hari ini.
Megawati menyanggupi permintaan Presiden JNU Kim Eel Hwan untuk berfoto bersama dengan salam saranghaeyo, yakni memberi tanda cinta atau love sign dengan jari telunjuk dan jempol setelah sesi foto gaya formal.
Love sign menjadi kekhasan dari negara Korea Selatan dan menjadi populer di dunia. Berbagai drama Korea dan para artis Negeri Ginseng tersebut turut mempopulerkan simbol cinta tersebut.
Selain memberikan love sign, Megawati juga menyanggupi untuk mengucapkan kata saranghaeyo yang dalam Bahasa Indonesia berarti "aku mencintaimu".
Saat acara penandatanganan selesai, empat orang mahasiswi JNU asal Indonesia sudah menunggu Megawati untuk berfoto bersama Presiden ke-5 RI itu.
"Sudah berapa lama kuliah di sini?" tanya Megawati ketika menghampiri para mahasiswi.
"Sudah jalan tiga bulan, bu," jawab salah satu mahasiswi tersebut.
Setelah Megawati menyampaikan harapannya agar mahasiswi Indonesia itu berkuliah dengan lancar di Korea Selatan, mereka kemudian berfoto bersama.
Megawati mengajak Kim untuk ikut berfoto bersama dan kembali memberi salam saranghaeyo.
Baca Juga: Megawati Bicara Soal Pancasila Dan Perdamaian: Semua Bangsa Kagum Dari Sila Pertama Sampai Kelima
Turut mendampingi Megawati dalam acara itu ialah Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistyanto, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, dan Ketua PDI Perjuangan Rokhmin Dahuri. [Antara]
Berita Terkait
-
Once We Were Us: Romansa, Penyesalan, dan Realitas yang Memisahkan
-
Antara Kebenaran dan Kebohongan: Psikologi Moral dalam Drama The Art of Sarah
-
HUMINT Lampaui 1 Juta Penonton dalam 6 Hari, Kuasai Box Office saat Imlek
-
Dari Tanah Suci, Megawati Doakan Indonesia Terus Bersatu dan Jauh dari Perpecahan
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Dua Bus Transjakarta 'Adu Banteng' di Jalur Langit Koridor 13
-
Sabah Diguncang Gempa M 7,1, Getaran Terasa hingga Kaltara
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Cek Daerah Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir
-
Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Bisa Masuk RI Tanpa Sertifikasi Halal
-
DPR Desak Proses Pidana Oknum Brimob dalam Kasus Tewasnya Pelajar di Maluku Tenggara
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP