Meski MAH telah diamankan, sebuah akun yang mengatasnamakan dirinya Bjorka masih muncul di media sosial. Melalui akun Telegram akun tersebut, ia menanggapi penangkapan tersebut dan menyebut bahwa pemerintah Indonesia sudah mengantongi identitasnya.
"Pemerintah mengaku bahwa mereka telah mengidentifikasiku" tulis sosok terduga Bjorka dalam bahasa Inggris melalui grup Telegram.
Sosok yang diduga Bjorka tersebut juga menyinggung soal penangkapan MAH sembari melampirkan cuplikan berita dari media daring.
"Anak ini sekarang ditangkap dan diinterogasi oleh pemerintah Indonesia." tulisnya sambil mengutip berita.
Ia kemudian menuding bahwa sosok akun Dark Tracer merupakan pihak yang memberikan informasi salah kepada pemerintah hingga membuat MAH tertangkap.
Bahkan, sosok terduga Bjorka tersebut juga kembali menyebut pemerintah dengan sebutan 'idiot' terkait penangkapan MAH.
"Untuk orang Dark Tracer, ini adalah dosa kalian menyediakan layanan palsu ke pemerintah Indonesia dan memberikan informasi yang salah kepada para idiot," pungkasnya.
Kontributor : Armand Ilham
Baca Juga: Bukan Cirebon, Pemuda Asal Madiun yang Diduga Hacker Bjorka Diamankan Tim Khusus
Berita Terkait
-
Peretas Bjorka Ditangkap? Pemuda Asal Madiun Diperiksa Timsus
-
Bukan Cirebon, Pemuda Asal Madiun yang Diduga Hacker Bjorka Diamankan Tim Khusus
-
Pedagang Es di Madiun Ditangkap Diduga Bjorka, Netizen: Asal Tangkap Lagi nih!
-
Aktivitas Muhammad Said Fikriansyah Sehari-sehari Jadi Editor Video, Tapi Dituding sebagai Bjorka
-
Diduga Ditangkap di Madiun, Ini Fakta-fakta Lain Soal Hacker Bjorka
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!