Suara.com - Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mengajak kader partai di Kalimantan Barat (Kalbar) bersatu jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal tersebut disampaikannya saat Mukerwil dan Sekolah Politik DPW PPP se-Kalbar.
“Dengan waktu yang sekitar 500 hari lagi, para kader di Kalbar bersatu untuk mulai bekerja elektoral. Kita sekarang ini juga bagian dari konsolidasi jelang Pemilu 2024,” ujar Mardiono.
Mardiono menyebut, sekolah politik di Kalbar bertujuan untuk pemanasan agar para kader mendapat ilmu dari masing-masing bidang. Hal tersebut juga merupakan bagian dari strategi kemenangan Pemilu 2024.
“Karena PPP merupakan partai yang sudah cukup tua, kita memanaskan kembali. Saya berharap, Kalbar bisa kembali melahirkan tokoh besar yang mengantarkan PPP berjaya seperti mantan Wakil Presiden Hamzah Haz,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP AM Nasir menilai sekolah politik kali ini sangat penting. Menurutnya, para kader yang mengikuti sekolah politik akan mendapat ilmu dari para pengajar yang berasal dari DPW. Kemudian, ilmu tersebut bisa diturunkan hingga tingkat terbawah.
“Para pengajar berasal dari kader DPW yang sudah belajar di tingkat DPP. Sekolah politik ini berguna untuk mengkokohkan persepsi kolektif terhadap PPP, agar menjadi partai yang solid dan tidak mudah terpecah-belah,” kata Nasir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit
-
Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya
-
Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka
-
Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap
-
Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi
-
TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu
-
KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'
-
Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287 Warga Asing
-
Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!