Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto ternyata mulai memperhitungkan potensi sosok Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ketua Umum Partai Gerindra ini mengagumi pidato Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.
Momen saat Prabowo menyebut Ridwan Kamil pantas diperhitungkan pun langsung disambut tepuk tangan meriah oleh peserta Muktamar XVI Persis. Apalagi, ia menyebut sosok Ridwan Kamil sebagai tokoh luar biasa.
"Saya pikir, tadi itu pidato yang luar biasa Ridwan Kamil dan KH Aceng (Ketum PP Persis)," kata Prabowo Subianto saat memberikan sambutan pada acara Muktamar XVI Persatuan Islam (Persis) di Kabupaten Bandung, Sabtu (24/9/2022).
"Ridwan Kamil harus diperhitungkan juga nih. Ini mengapa kalian teriak seperti itu, saya harus perhitungkan (Ridwan Kamil), sebagai tokoh yang luar biasa," lanjut Prabowo.
Menurutnya, saking bagusnya pidato dari Ridwan Kamil maupun KH Aceng Zakaria, dirinya sampai menjadi grogi. Prabowo pun turut menekankan pentingnya demokrasi.
"Dan yang saya simak, yang jadi benang merah keduanya pentingnya persatuan di antara seluruh bangsa Indonesia. Kita boleh berbeda pandangan, kita boleh punya koreksi dan kritis itu baik dan bagus itulah demokrasi," ujarnya.
Prabowo melanjutkan, sosok Ridwan Kamil dan KH Aceng mengajarkan apa pun perbedaannya, harus tetap menjunjung tinggi rasa hormat.
"Jadi kita satu keluarga besar Indonesia satu keluarga besar Nusantara," pesannya.
Dalam akhir sambutannya, Prabowo lagi-lagi menyebut nama Ridwan Kamil harus diperhitungkan. Apalagi sosok Gubernur Jawa Barat itu menyebut Indonesia bisa menjadi negara demokrasi melebihi Jerman.
Baca Juga: Jabar yang Dicintai Iwan Bule, Murni untuk Kemajuan Sepak Bola atau Syahwat Politik?
"Gubernur Jawa Barat harus diperhitungkan, tadi disebut Indonesia jadi negara ranking ke-16. Dan bahkan dapat jadi kelima atau keempat dunia, Indonesia bisa melebihi Jerman dengan syarat demokrasi kondusif," tandas Prabowo. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Mendengar Pidato Ridwan Kamil di Muktamar XVI Persis, Prabowo Subianto: Harus Diperhitungkan Juga Nih
-
Jabar yang Dicintai Iwan Bule, Murni untuk Kemajuan Sepak Bola atau Syahwat Politik?
-
Duel Sengit Capres 2024 Prabowo-Jokowi vs Anies Baswedan-SBY, Jika Terjadi
-
Prabowo soal Potensi Ridwan Kamil: Harus Diperhitungkan Juga Nih
-
Prabowo Subianto: Ridwan Kamil Harus Diperhitungkan
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Akankah Rocky Gerung Hadir? Polda Metro Tunggu Kedatangannya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Jaga Marwah Non-Blok, Connie Ingatkan Presiden Tak Sembarang Bayar Iuran Dewan Perdamaian
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?