Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah memberikan sinyal akan maju sebagai calon presiden (Capres) di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Hal ini dinyatakan sendiri oleh Anies saat bertandang ke Singapura di mana ia menyebutkan mau jadi Capres jika ada partai yang mengusungnya.
Terkait dengan pernyataan Anies, berbagai pihak mulai bereaksi salah satunya Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi.
"Kalau kita bicara mengenai Anies, saya selalu mengatakan coba sebutkan apa sih yang membuat kalian senang dengan Anies?" kata Teddy sat berbincang di Dua Sisi Tv One.
"Apasih yang sudah dia lakuan sesuai janjinya dia, itu enggak ada satupun yang bisa menjawabnya," tambahnya.
Menjawab pernyataan Teddy, Relawan Abdi Rakyat, Galih Aji Prasongko menyebutkan bahwa Anies Baswedan sosok yang memberikan keadilan sosial.
"Terkait dengan kelebihannya dari awal kami mendukung Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI, yang pertama adalah Indonesia menghadapi krisis keadilan sosial," ungkap Galih.
"Kita bicara pemerataan pembangunan, Indonesia harus maju dalam sekrtor apapun tapi kta lupa ada problem keadilan sosial," imbuhnya.
Dalam hal ini, Galih menyebutkan bahwa Anies memimpin dengan keadilan sosial. Sebagai contoh, dia menyebutkan pembangunan trotoar untuk para pejalan kaki.
"Kita lihat lalu lintas hari ini, apa yang dilakukan Anis saat ini adalah sudah memberikan kesempatan kepada pejalan kaki, dengan membuat trotoar dan menjadi aman untuk pejalan kaki," kata Galih.
"Kemudian ada jalur sepeda," tambahnya.
Jawaban Galih nyatanya tak membuat Teddy berpuas, dia menyebutkan bahwa sekelas relawan Anies saja tak bisa menjawab pertanyaannya yang membuat masyarakat hanya diberi mimpi kosong.
"Sekelas relawan saja enggak bisa jawab, orang-orang di bawah diberikan mimpi kosong, diberikan informasi-informasi sesat dalam tanda kutip," ujar Teddy.
"Ketika saya bertanya seperti itu, seperti kayak meohok mereka, sekelas relawan saja itu enggak mengerti," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas