Suara.com - Seorang pria bisa dibilang sukses mendefinisikan pepatah "musuh dalam selimut" secara harfiah saat bersalaman dengan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.
Saat sedang berkemah di pinggir danau, ia bertemu dengan rombongan politisi Partai Demokrat itu dan bersalaman dengannya.
Ia mengenakan sepotong kaos hitam dan selimut merah yang menutupi tubuhnya untuk melindungi diri dari dingin.
Tapi nampaknya selimut itu bukan sekadar melindungi dari dingin tapi juga rasa tengsin ketika bertegur sapa dengan AHY. Jangan sampai AHY bisa melihat gambar dalam kaos yang dikenakannya.
Melihat AHY yang jalan di depannya, sontak ia mengulurkan tangannya untuk bersalaman. AHY yang menyadarinya pun langsung tertunduk dan menanggapi pria tersebut.
Sembari berbincang sebentar dan tersenyum, AHY kemudian melanjutkan perjalanannya. Namun kebenarannya terkuak tak lama kemudian.
Setelah kepergian AHY, pria ini langsung menghadap ke kamera. Ia membuka selimut yang dikenakannya dan tampak gambar di kaos hitamnya.
Ternyata ia mengenakan selimut tersebut untuk menyembunyikan gambar tersebut. Lantaran ada gambar Puan Maharani yang cukup besar di depan kaosnya.
Momen ini pun mengundang tawa banyak orang, termasuk temannya yang merekam kejadian tersebut. Walaupun tak dikonfirmasi apakah ia benar pendukung Puan Maharani atau sekadar mengenakan kaos dengan gambarnya.
Baca Juga: Andi Arief Jadi Penentu Pertemuan Puan Maharani dengan AHY? Begini Kata Petinggi PDIP
"Ambil hadiahnya jangan pilih orangnya," canda seorang warganet.
"Ini pemenang give away mbak Puan, malah disenyumin sama AHY," tambah yang lain.
"The real musuh dalam selimut," komentar seseorang.
Berita Terkait
-
Andi Arief Jadi Penentu Pertemuan Puan Maharani dengan AHY? Begini Kata Petinggi PDIP
-
Bukan AHY atau Ganjar Pranowo, Sosok Perempuan Ini Disebut Jadi Kunci Memenangkan Pilpres
-
Pamer Foto Bareng Santri, Imam Besar Masjid New York Sentil Puan Maharani: Bisa Dituduh Main Politik Identitas
-
Soal Kemungkinan Puan Bertemu AHY, Said Abdullah PDIP Sebut Semua Tergantung Andi Arief
-
Lanjutkan Safari Politik, Puan Maharani Bakal Temui Airlangga Hartarto Pekan Depan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?