- Gudang kayu dan bengkel kapal seluas 300 meter persegi di Muara Angke terbakar.
- Petugas mengerahkan 85 personel dan 17 unit mobil pemadam untuk memadamkan api yang diduga dipicu korsleting.
- Kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa namun menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Suara.com - Kebakaran melanda gudang kayu dan bengkel kapal di Jalan Mandala Bahari, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (5/10/2026) malam.
Kebakaran menghanguskan bangunan seluas sekitar 300 meter persegi. Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu memperkirakan total kerugian mencapai Rp1 miliar.
“Objek yang terbakar gudang kayu dengan bengkel kapal seluas 300 meter persegi, dengan taksiran kerugian sebesar Rp1 miliar,” kata Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Gatot memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Berdasar hasil pemeriksaan awal api diduga berasal dari korsleting listrik.
Salah satu saksi mengungkap api pertama kali terlihat dari dalam gudang kayu. Kobaran api kemudian membesar dan merambat ke bengkel kapal yang berada di sebelahnya.
Saksi lantas meminta bantuan petugas Gulkarmat pada pukul 22.15 WIB. Lima menit kemudian, petugas tiba dan langsung melakukan pemadaman.
“Kami mengerahkan 85 personel dengan 17 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kebakaran tersebut,” ujar Gatot.
Petugas berhasil melokalisir kobaran api. Proses pendinginan kemudian dimulai pada pukul 23.39 WIB.
Setelah berjibaku memadamkan api selama lebih dari dua jam, petugas akhirnya berhasil mengatasi kebakaran tersebut.
“Api baru bisa dipadamkan Selasa dini hari pukul 00.40 WIB dan kebakaran dapat diatasi petugas dalam keadaan aman,” pungkas Gatot.