Suara.com - Miso Robotics Inc di Pasadena, California, meluncurkan robot Flippy 2, yang membuat proses menggoreng kentang, bawang, dan makanan lainnya secara otomatis.
Robot memiliki tangan besar, seperti mesin-mesin di pabrik pembuatan mobil, yang dikendalikan oleh kamera dan 'Artificial Intelligence' (AI), atau kecerdasan buatan.
Dengan tangannya, robot ini mengambil kentang goreng beku dan makanan lain dari 'freezer', kemudian mencelupkannya ke dalam minyak panas, lalu menyimpan makanan siap saji ke dalam baki.
Flippy 2 bisa memasak beberapa makanan dengan resep berbeda secara bersamaan, sehingga bisa mengurangi staf katering yang dibutuhkan.
Menurut Miso Robotics Inc, robot ini juga mempercepat pengiriman pesanan melalui layanan 'drive-through'.
"Ketika pesanan masuk melalui sistem restoran, maka secara otomatis akan mengirimkan instruksi ke Flippy," kata Mike Bell, kepala eksekutif Miso.
"Ia melakukannya lebih cepat atau lebih akurat, lebih handal dan lebih bahagia kelihatannya ketimbang kebanyakan manusia saat melakukannya."
Robot dengan tugas menggoreng sudah dikembangkan selama lima tahun, tapi baru sekarang tersedia secara komersial.
Nama robot ini diambil dari robot sebelumnya yang dirancang untuk membalik burger, atau 'flip' dalam bahasa Inggris.
Baca Juga: Tesla Canangkan Target Mobil Self-Driving dan Produksi Massal Taksi Robot pada 2024
Tapi saat tim di Miso menyelesaikan pengembangan robot pembalik burger, mereka sadar kalau ada antrian yang lebih panjang di bagian penggorengan, terutama jelang larut malam.
Mike mengatakan Flippy 2 awalnya sangat menarik perhatian para pelanggan.
"Ketika kami menempatkan robot, pelanggan yang datang dan memesan mengambil foto, video, banyak bertanya."
"Tapi setelah itu, sepertinya mereka tidak sadar kalau itu robot dan menganggap biasa aja."
Para teknisi di perusahaan Miso bisa melihat robot Flippy 2 bekerja secara 'real time' di layar, sehingga jika ada masalah muncul bisa langsung diselesaikan.
Sejumlah rantai restoran 'fast food' sudah menggunakan robot ini di Amerika Serikat, termasuk Jack in the Box di San Diego, White Castle di Midwest dan CaliBurger di West Coast, kata Mike.
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta