Suara.com - Perseteruan Wanda Hamidah dengan Satpol PP dipicu karena kepemilikan lahan oleh Japto Soerjosumarno yang di atasnya berdiri rumah milik Wanda Hamidah. Nama Japto pun disebut-sebut oleh banyak orang yang penasaran dengan sosoknya.
Japto Soerjosumarno yang bernama lengkap KPH Kanjeng Pangeran Haryo Japto Soelistyo Soerjosumarno ini lahir 16 Desember 1949 lalu. Pria yang akrab disapa Japto dikenal sebagai salah satu organisator senior di Indonesia. Japto sendiri merupakan putra dari Mayor Jenderal (Purn.) Ir. KPH (Kanjeng Pangeran Haryo) Soetarjo Soerjosoemarno dan Dolly Zegerius.
Japto masih memiliki garis keturunan ningrat dari Mangkunegaran, yaitu cucu dari Mangkunegara V dari sang ayah. Masa kecilnya dihabiskan dengan menempuh pendidikan formal yang didukung oleh orangtuanya.
Japto berhasil menyelesaikan kuliahnya pada tahun 1982 di program studi S1 Ilmu Hukum di Universitas Kristen Indonesia. Japto juga merupakan saudara kandung dari salah satu aktris senior Indonesia, Marini Soerjosumarno.
Sejak masih muda, Japto aktif dalam beberapa organisasi, termasuk menjadi salah satu tokoh utama organisasi Pemuda Pancasila (PP) selama hampir 3 dekade terakhir. Ia pernah menjabat Ketua Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasia sejak Musyawarah Besar Pemuda Pancasila III di Cibubur tahun 1981 dan masih tercatat sebagai ketua majelis hingga saat ini.
Selain aktif di Pemuda Pancasila, dia juga aktif dan ikut serta dalam organisasi FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri ABRI). Di dunia politik ia juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Patriot.
Di samping profesinya sebagai seorang tokoh masyarakat, Japto juga merupakan seorang tokoh yang berperan aktif dalam pelestarian binatang WWF. Ia pun menjadi salah satu orang Indonesia yang tergabung di dalam grup aktif pencinta dan pelestari binatang dari WWF. Japto JUGA menikah dengan Retno Suciati dan dikaruniai 3 orang anak.
Japto Soerjosoemarno dikenal sebagai sosok pemimpin yang kharismatik. Terbukti, Japto Soerjosoemarno berhasil membawa organisasi Pemuda Pancasila moncer. Bahkan, saat itu Pemuda Pancasila menjadi mitra pemerintahan di era Presiden Soeharto.
Japto juga sering membangun relasi dengan para petinggi-petinggi negara. Baru-baru ini, Japto tampak bersama dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang mendaftarkan diri sebagai bagian dari Pemuda Pancasila.
Baca Juga: Kronologi Sengketa Rumah Wanda Hamidah Hingga Marah-marah ke Anies Baswedan
Rumah Wanda Hamidah Direbut Paksa
Sebelumnya, postingan terbaru artis Wanda Hamidah di Instagram pada Kamis (13/10/2022) menuai sorotan. Bagaimana tidak, dia menyebut rumah miliknya dan para tetangganya mendadak direbut paksa.
Dia membagikan video mengenai suasana di sekitaran rumahnya yang sudah dipenuhi banyak orang.
Wanda Hamidah pun meminta bantuan kepada Presiden Joko Widodo hingga Kaporli Listyo Sigit Prabowo terkait kasus ini.
"Kami mohon perlindungan hukum kepada Pak @jokowi Pak @aminuddin.maruf Pak @mohmahfudmd Pak @kapolri_indonesia atas tanah dan rumah yang kamu tinggali dari tahun 1960," tulis Wanda Hamidah sebagai caption.
"Dari dugaan kesewenang-wenangan yang dilakukan Walikota Jakarta Pusat atas perintah Gubernur DKI Jakarta yang tiga hari selesai masa jabatannya," sambungnya lagi.
Berita Terkait
-
Kronologi Sengketa Rumah Wanda Hamidah Hingga Marah-marah ke Anies Baswedan
-
Siapa Japto Soerjosoemarno? Disebut Sosok Pemilik Rumah yang Ditempati Wanda Hamidah
-
Kecewa dengan Pemerintah, Keluarga Wanda Hamidah Kutuk Anies Baswedan: Anda Gubernur Zalim
-
Wanda Hamidah Kena Gusur Pemkot Jakarta, Sebut Anies Baswedan Gubernur Zalim
-
Dipaksa Kosongkan Rumah, Wanda Hamidah Bakal Lapor Polisi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos
-
Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI
-
Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum
-
Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau