Suara.com - Sudah menjadi rahasia umum, bahwa di musim hujan terkadang ada berbagai hal yang tidak diinginkan terjadi, salah satunya adalah aliran listrik mati. Memangnya, kenapa aliran listrik sering mati saat musim hujan?
Penyebab kenapa aliran listrik sering mati saat musim hujan bisa dari banyak faktor. Mulai dari tersambar petir, kabel listrik yang putus tertimpa dahan pohon, atau memang dipadamkan secara sengaja oleh PLN untuk tujuan tertentu.
Penyebab Aliran Listrik Mati Saat Musim Hujan
Seperti yang sudah disebutkan di atas, pemutusan aliran listrik saat musim hujan biasanya memang disebabkan oleh sejumlah faktor.
- Yang pertama adalah gardu listrik terendam air. Intensitas hujan yang tinggi bisa saja menimbulkan banjir, sehingga pada kondisi tersebut aliran listrik harus diputus sementara. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mencegah sengatan listrik yang membahayakan pelanggan serta mencegah potensi gangguan kelistrikan yang lebih besar.
- Kemudian, yang kedua adalah karena kabel listrik tertimpa pohon. Selain banjir, hal lain yang bisa menyebabkan aliran listrik terputus adalah adanya pohon tumbang.
- Dan yang ketiga, curah hujan dengan intensitas yang tinggi juga berisiko terhadap tanah longsor sehingga akan berpotensi merubuhkan jaringan dan memutus suplai listrik.
- Keempat, Saat musim penghujan disertai petir juga bisa menyebabkan gangguan distribusi listrik, sambaran petir pada trafo distribusi atau jaringan PLN kerap kali menjadi salah satu penyebab gangguan listrik.
Waspadai Korsleting Listrik di Rumah Saat Musim Hujan
Baca Juga: Musim Penghujan Tiba, Selamat Datang Bayi-bayi Ular
Risiko korsleting listrik juga meningkat saat musim hujan, di mana tetesan air hujan yang merembes dari atap rumah kerap memicu terjadinya korsleting listrik. Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui cara mencegah korsleting listrik di musim hujan supaya listrik tetap aman dan tidak membahayakan penghuni rumah.
Perlu diketahui, korsleting listrik adalah sebuah kondisi di mana terjadi kerusakan jaringan listrik yang menyebabkan arus listrik mengalir menjadi lebih pendek dari yang seharusnya. Hal ini akan mengakibatkan lonjakan arus di satu sisi kabel yang memicu percikan api hingga ledakan.
Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya korsleting listrik saat musim hujan:
- Pertama, matikan alat pemutus rangkaian listrik (Miniature Circuit Breaker/MCB) atau saklar Earth-Leakage Circuit Breaker (ELCB) yang ada di rumah ketika hujan lebat. Ketika MCB atau ELCB mati, maka seluruh aliran listrik juga akan mati secara keseluruhan sehingga risiko terjadinya korsleting bisa dihindari.
- Lalu, korselting listrik saat musim hujan juga bisa dicegah dengan cara mencabut kabel peralatan listrik yang masih terhubung ke stop kontak.
- Pindahkan segala alat elektronik ke tempat yang lebih aman dari genangan air agar tidak terjadi korsleting listrik.
- Ketika hujan lebat dan banjir melanda, jauhkan benda yang mudah terbakar dari kompinen listrik, sehingga resiko korsleting juga bisa dihindari dan tidak menyebabkan kebakaran juga.
Demikianlah ulasan singkat mengenai faktor penyebab kenapa aliran listrik sering mati saat hujan, serta cara pencegahan korsleting listrik di rumah.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi