Suara.com - Sejumlah anggota PDI Perjuangan (PDIP) memberi rapor merah terhadap kepemimpinan Anies Baswedan jelang akhir jabatannya pada 16 Oktober mendatang. Mereka menilai sebagian besar janji Gubernur DKIJakarta periode 2017-2022 itu tak terealisasi.
Salah satunya, anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono yang mengatakan jika janji Anies dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022, hanya tiga sampai lima yang berhasil.
"Dari 23 janji Pak Anies ketika kampanye, cuma tiga sampai lima yang bisa diartikan cukup berhasil. Tapi selebihnya bisa dikatakan rapor merah," ungkap Gembong di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (13/10/2022).
Lebih lanjut kata Gembong, Anies hanya baik di rencana. Namun, dalam eksekusi, termasuk menangani persoalan pokok warga Jakarta, ia masih belum bisa melakukannya.
"Bisa dikatakan bahwa Pak Anies adalah baru indah di kata-kata dan rencana," imbuhnya.
Rapor merah yang mencakup janji Anies tanpa hasil memuaskan bahkan dengan persentase nol dibeberkan oleh Gembong. Berikut daftar selengkapnya.
- Normalisasi dan naturalisasi sungai
- Perkembangan Pembangunan LRT Jakarta oleh BUMD PT Jakpro
- Pembangunan LRT Kerjasama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (PDBU)
- Pembangunan ITF dalam kota• Pembangunan Science Park
- Pemipaan air bersih SPAM Jatilihur• Electronic Road Pricing (ERP)
- Peningkatan Fasilitas Park & Ride• Taman Pintar (dari 175 target lokasi)
Gembong kemudian mengungkap tiga janji Anies yang sudah mencapai 1-3 persen. Ini meliputi rumah DP 0 Rupiah, 2.332 unit dari target 232.214 (1 persen); rumah aman, empat unit dari target 267 (1,5 persen); wirausahawan OK OCE, 6.000 dari target 200.000 (3 persen).
Anggota Komisi Bidang Pemerintahan itu juga menjelaskan janji Anies yang sudah terealisasi. Diantaranya, integrasi transportasi di DKI Jakarta dengan JakLingko, meski penerapannya memang belum sempurna.
Lanjut, ada janji kegiatan seni di Jakarta sepanjang tahun yang ditepati oleh Anies dengan penyelenggaraan festival kesenian sejak 2018. Kemudian, Anies juga bisa mengontrol terjadinya inflasi.
Baca Juga: Dulu Tak Mau Berbagi Agenda, Jelang Lengser dan Jadi Bacapres Anies Makan Siang Saja Undang Wartawan
Ada pula peningkatan bantuan hibah untuk 131 lembaga keagamaan dan tempat ibadah yang mencapai Rp325 miliar. Lalu, program memperluas manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP, Ima Mahdiah juga menyebut kelima janji kampanye Anies yang sudah terealisasi. Sementara yang lainnya dinilai gagal.
"Dari 23 janji Anies hanya 5 terealisasi. 5 itu salah satunya pemberian hibah kepada ormas. Tapi yang paling penting, seperti contoh, setiap kampanye mereka selalu menjanjikan oke oce, membentuk 200 ribu wirausaha. Ini yang hanya terealisasi hanya 6 ribu, dimana hanya 3 persennya saja," kata Ima kepada wartawan, dikutip Jumat (14/10/2022).
Ima juga menyinggung program DP 0 persen yang selalu dijunjung, namun tidak dijalankan. Kemudian, ia membahas normalisasi sungai yang memicu banjir, perihal kemacetan, serta sampah yang tidak terealisasi.
Rapor merah juga kerap diberikan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. Sama seperti yang lainnya, ia menyebut Anies hanya bisa merealisasikan 5 dari 23 janjinya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Ini ada 23 janji kampanye Pak Anies, dari laporan Ima Mahdiah (Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta). Hanya lima yang dijalankan. Dan mana yang dulu dijalankan Pak Jokowi di level gubernur saja? Mana kemudian sekarang pasukan oranye? Pasukan hijau? Pasukan biru? Itu kan mencerminkan sebenarnya tiga warna dan berbagai warna itu kan menyatu dalam kepentingan Pak Jokowi di situ," kata Hasto dalam kesempatan yang sama dengan Ima.
Berita Terkait
-
Dulu Tak Mau Berbagi Agenda, Jelang Lengser dan Jadi Bacapres Anies Makan Siang Saja Undang Wartawan
-
6 PR Anies Baswedan Belum Rampung, Masa Jabatan Gubernur DKI Jakarta Sudah Deadline
-
Cerita Jelang Lengser dari DKI 1: Anies Jarang Sarapan di Rumah, Kini Lebih Doyan Makan Salad Gegara Takut Gemuk
-
Makan Siang Terakhir Anies Baswedan di Balai Kota: Menunya Gudeg dan Sup Ikan Manado Favorit Saya
-
Jelang Acara Perpisahan Anies-Riza, Balai Kota DKI Mulai Bersolek, Ini Penampakannya
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026
-
Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra
-
DPR dan Pemerintah Pacu Pemulihan Bencana Sumatra, Target Normal Sebelum Ramadhan 2026
-
Agar Siswa Suka Makan Sayur, BGN Akan Libatkan Guru dan Mahasiswa Dalam Pendidikan Gizi di Sekolah
-
Pancaroba Picu Kewaspadaan Superflu di Kabupaten Tangerang, Dinkes Minta Warga Tidak Panik
-
Amran Desak Pengusutan Tuntas Penyelundupan Bawang Bombay di Semarang
-
Bawa 26 Kilogram Ganja, Pengemudi Mobil Diamankan Polres Labuhanbatu Selatan
-
Pimpin Dewan HAM PBB, Indonesia Dorong Dialog Lintas Kawasan dan Konsistensi Kebijakan
-
Korban Terakhir Speed Boat Tenggelam di Karimun Ditemukan
-
Megawati Tantang Militansi Kader: Buktikan Kalian Orang PDIP, Bantu Saudara Kita di Sumatra