Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo membeli lima buah pompa mobile baru untuk menghadapi musim penghujan. Lima pompa itu disiagakan di titik rawan banjir rob, antara lain Pekalongan, Tegal, Semarang, hingga Kudus.
"Nah ini, kemarin kita baru pengadaan. Ini pompanya. Masih baru jadi skrupnya dipasang sendiri," kata Ganjar usai memimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Bencana di halaman kantor Pemprov Jateng.
Ganjar mengatakan, keberadaan pompa mobile ini akan sangat membantu penanganan banjir. Selain itu, kata Ganjar, pompa mobile juga dapat mengatasi dampak domino dari bencana tersebut, seperti lalu lintas.
"Peralatan ini kita adakan karena melihat pengalaman sebelumnya. Peralatannya bisa membantu, meskipun masyarakat juga harus disiapkan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jateng, Eko Yunianto menyebut pompa mobile itu memiliki kapasitas 250liter per jam. Hal itu disampaikannya saat mendampingi Ganjar.
“Kita pengadaan lima unit. Sudah disebar ke Tegal, Pekalongan, Semarang, Kudus. Kapasitasnya 250 liter per jam,” tegasnya.
Ganjar juga memastikan seluruh pintu pompa air dalam kondisi menyala. Ganjar berharap, seluruh petugas pompa memastikan mesin berfungsi maksimal.
Sebagai informasi, musim penghujan mulai melanda Jateng. Beberapa hari terakhir sejumlah wilayah mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Baca Juga: Tak Masalah Enggak Naik Banteng, Ganjar Resmi Diusung PAN-NTT Buat Nyapres: Sinyal dari KIB?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
5 Hasil Audiensi Guru Madrasah dengan DPR: 630 Ribu Kuota P3K hingga TPG Cair Bulanan
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui
-
Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana
-
Pemprov DKI Gandeng Petani Daerah Guna Penuhi Pasokan Beras Jakarta Jelang Ramadan
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Diperiksa soal Kasus Penganiayaan Anggota Banser, Habib Bahar Bakal Ditahan?
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
-
Mensos Gus Ipul: Penataan PBI-JK Berbasis DTSEN Turunkan Inclusion Error