Suara.com - Detik-detik penembakan Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J diungkap melalui surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang perdana kasus Ferdy Sambo Cs di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin (17/8/2022).
Dalam surat dakwaan itu dijelaskan bahwa Ferdy Sambo yang memerintahkan Richard Eliezer atau Bharada E untuk menembak Brigadir J.
Bahkan dijelaskan pula seperti apa kondisi dan posisi Brigadir J sebelum dijemput ajal. Menurut JPU, sebelum ditembak, Brigadir J berada dalam posisi jongkok. Ia dilucuti semua senjatanya agar tidak bisa melawan.
Keterangan JPU dalam surat dakwaan ini lantas mendapatkan respon dari pengacara keluarga Brigadir J, yakni Kamaruddin Simanjuntak.
Menurutnya, ketika menghabisi nyawa Brigadir J, Ferdy Sambo menggunakan cara teroris dan pengecut, yakni execution style.
"Execution style itu jadi orang udah begini loh, sudah minta ampun disuruh berlutut itu ditembak dari belakang, itu gaya teroris. Jadi Ferdy Sambo itu diduga teroris dan pengecut," kata Kamaruddin usai menghadiri sidang yang tayang di YouTube TvOne News.
Ia menambahkan, cara-cara yang digunakan Ferdy Sambo itu tidak menunjukkan sosok seorang jenderal polisi. Padahal, Kamaruddin menilai jika seseorang suda mengangkat tangan, itu wajib untuk dilindungi, bukan dihabisi.
“Ini jenderal loh, jenderal kok begitu?” lanjut Kamaruddin.
Pengertian execution style
Baca Juga: Usai Jalani Sidang Perdana, Bharada E Langsung Balik ke Rutan Bareskrim Polri
Menurut definisi dalam sejumlah kamus bahasa Inggris, execution style dapat diartikan sebagai cara untuk membunuh seseorang yang sudah tidak mampu lagi membela diri.
Seperti yang diartikan dalam laman yourdictionary.com, dimana dijelaskan definisi dari execution style adalah sebagai berikut:
"(idiomatic, of a murder) Resembling an execution; with the victim aware, but unable to defend himself or resist."
"Artinya: (Idiomatik, pembunuhan) Menyerupai eksekusi; dengan korban sadar, tetapi tidak mampu membela diri atau melawan."
Dalam definisi tersebut jelas disebutkan bahwa execution style merupakan proses eksekusi di mana korbannya masih dalam keadaan sadar dan tidak memiliki kuasa untuk melakukan perlawanan.
Sementara laman urbandictionary.com memberikan gambaran lebih rinci terhadap definisi execution style, yakni:
Berita Terkait
-
Usai Jalani Sidang Perdana, Bharada E Langsung Balik ke Rutan Bareskrim Polri
-
Doa Bharada E Sebelum Eksekusi Brigadir J
-
Doa Ibu-ibu Pendukung Bharada E: Semangat Berjuang Anak Tuhan, Doa Kamu Selalu Bersamamu
-
Runtutan Narasi Putri Candrawathi, Awal Lapor Pelecehan Seksual di Polres, Cerita Diraba Alat Vital di Rekonstruksi, Hingga Perkosaan di Persidangan
-
Kuat Ma'ruf Provokasi Putri Candrawathi Laporkan Brigadir J ke Ferdy Sambo: Biar Tidak Ada Duri dalam Rumah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan