Suara.com - Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mengaku sedang melakukan perhitungan politik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Salah satunya soal mencari calon presiden (capres) yang bisa menaikkan tingkat elektabilitas partai.
“Kalau kita ingin mendapat efek elektoral atau elektabilitas dari para tokoh capres, maka tentu kami pilih tokoh yang memiliki survei tertinggi. Sebab, ini merupakan pilihan yang paling rasional,” kata Muhamad Mardiono.
Muhamad Mardiono menyebut, saat ini PPP tidak mau mengambil keputusan yang terburu-buru soal capres. Pasalnya, menurutnya pilihan capres merupakan sebuah hal besar untuk membangun bangsa.
“InsyaAllah pikiran politik PPP akan mengedepankan hitungan rasional. Artinya kami tidak akan berpolitik membabi buta dan asal orang. Sebab prinsipnya kita berpolitik merupakan pengabdian kepada bangsa dan negara,” jelasnya.
Terakhir, Muhamad Mardiono mengaku hingga saat ini PPP masih terus merangkum suara arus bawah terkait nama capres.
“Kita sedang merangkum suara arus bawah. Nanti di partai ada mekanismenya sebelum dibawa ke KIB,” tutupnya.
Adapun PPP di berbagai wilayah sudah mulai menguat satu nama tokoh capres yang dinilai punya survei tertinggi, yaitu Ganjar Pranowo. Tak jarang di berbagai wilayah telah mendeklarasikan dan merekomendasikan nama Ganjar Pranowo sebagai capres 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat