"Mohon izin jenderal, itu siapa?" tanya Acay kepada Sambo.
"Yosua," jawab Sambo.
"Kenapa jenderal?" lanjut Acay.
"Kurang ajar dia. Sudah melecehkan ibu," ucap Sambo yang ditirukan perkataannya oleh Acay.
Acay mengakui, saat itu Ferdy Sambo memberi penjelasan telah terjadi peristiwa baku tembak antara Yosua dengan orang lain.
Acay kembali mengingat momen itu dengan menyebut ada sekitar empat sampai lima anggota di ruangan tersebut.
"Kenapa bisa sampai sini," tanya Karo Provost kepada Acay.
"Ditelepon beliau," jawab Acay seraya menunjuk ke arah Sambo.
Acay menyebut, saat itu Ferdy Sambo sempat mendekat ke arah jenazah Yosua. Tak lama berselang, sosok Bripka Ricky Rizal dan Bharada E atau Richard Eliezer seperti menghampiri Ferdy Sambo.
Acay mendekat ke arah Ricky. "Ada apa?"
"Iya Ndan, tembak menembak dengan Yosua," jawab Ricky sambil menunjuk ke arah Richard yang ada di sebelah kanan Acay.
"Kamu Richard?" tanya Acay.
"Siap Ndan," jawab Richard.
"Kamu yang tembak?" tanya Acay.
"Siap Ndan, saya yang nembak," beber Richard dengan mimik yang tenang.
Acay menuntaskan percakapan dan berlalu ke arah luar rumah.
Tepat di garasi, Acay melihat sosok Ferdy Sambo yang berada di bawah pohon sedang menelepon dalam durasi yang cukup lama.
"Saya tidak tahu menelepon siapa," kata Acay melunjutkan ceritanya di ruang sidang utama.
Tak lama berselang, satu unit ambulans tiba di rumah dinas Ferdy Sambo. Mula-mula, petugas menurunkan tempat tidur beroda dari ambulans tersebut.
Karena tidak muat untuk masuk ke dalam rumah dinas Ferdy Sambo, tempat tidur beroda itu digantikan dengan tandu rescue.
Usai menelepon, Ferdy Sambo masuk ke dalam rumah seraya mendesak Acay untuk membantu mengangkat jenazah Yosua.
"Cay, tolong bantu angkat jenazah."
Berita Terkait
-
Disuruh Menghadap ke Duren Tiga Usai Brigadir J Dibunuh, Acay Kaget Ferdy Sambo Pasang Muka Marah Sambil Merokok
-
Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Sebut Keterangan dari Keluarga Brigadir J Cuma Asumsi: Kita Ungkap Kebenarannya!
-
AKP Irfan soal Penggantian DVR CCTV di Sekitar Rumah Dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga: Saya Diperintah Pimpinan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!
-
Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki