Suara.com - Beredar kabar bahwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J oleh Ferdy Sambo cs sudah jelas. Tak hanya itu, kabar tersebut juga mengklaim bahwa terdakwa Bharada E sudah dijatuhi vonis bebas.
Kabar tersebut dibagikan dan diunggah oleh akun bernama 'Na' di jejaring media sosial Facebook.
Begini narasi yang dituliskan dalam unggahan dan keterangan dalam video tersebut.
"Bharada Eliezer Divonis Bebas, Kasus Ferdy Sambo Sudah Jelas"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Suara.com, klaim kasus Ferdy Sambo sudah jelas dan Bharada E mendapatkan vonis bebas adalah salah.
Faktanya, hingga saat ini persidangan kasus permbunuhan berencana terhadap Brigadir J masih berlangsung.
Dalam video berdurasikan 3 menit 2 detik itu narator menjelaskan soal para tersangka kasus tengah menghadapi proses hukum.
Adapun narator yang menyinggung pernyataan ahli hukum pidana soal Bharada E yang bisa mendapatkan putusan bebas. Namun tak ada satupun ucapan yang menyebut Eliezer bebas, seperti klaim dalam keterangan tulisan video.
Bharada E sendiri kini tengah menjalani proses pengadilan dan masih berstatus terdakwa. Majelis hakim pun belum memberikan sanksi para Bharada E dan terdakwa lainnya.
Seperti yang diketahui, Bharada E sendiri mengajukan diri sebagai justice collaborator. Bharada E juga sempat meminta maaf langsung dengan sungkem di hadapan orang tua Brigadir J sebelum sidang berlangsung.
Sementara Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan terdakwa lainnya akan menjalankan sidang lanjutan pada Selasa 1 November 2022 mendatang.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar yang diunggah oleh akun bernama 'Na' soal klaim Bharada E divonis bebas oleh majelis hakim adalah keliru.
Berita Terkait
-
Bangganya Emak Putri Candrawathi Rangkul Pamerkan Brigadir J dan Adiknya di Hadapan Bhayangkari, Baik dan Ganteng
-
Kebiasaan Brigadir J Selama Ferdy Sambo Dinas Luar Kota Terbongkar, Saat Putri Candrawathi Tidur Sering Lakukan Ini
-
Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Diduga Ada 3 Geng Kepolisian dalam Kasus Ferdy Sambo
-
Tanpa Langkah Strategis yang Lebih Substantif, ISESS Ragu Tingkat Kepercayaan Publik ke Polri Akan Meningkat
-
Putri Candrawathi Tak Canggung Rangkul Brigadir J dan Adik: Bangga Saya Jadi Emaknya!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?