Suara.com - Pengamat kepolisan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto ragu tingkat kepercayaan publik ke Polri akan meningkat pada akhir tahun ini. Di sisi lain, dukungan moril dari para mantan Kapolri juga tidak akan berdampak signifikan tanpa adanya langkah strategis yang lebih substansial dalam melakukan pembenahan.
"Sebagai dukungan moril dari senior ke junior sah-sah saja dan baik-baik saja dilakukan. Tetapi tidak akan memberikan dampak yang signifikan. Dukungan presiden dan publik untuk Kapolri agar melakukan pembenahan pada institusi Polri itu malah lebih penting. Kalau dukungan presiden dan publik sudah ada, Kapolri menunggu apalagi?" kata Bambang kepada Suara.com, Jumat (28/10/2022).
Bambang menilai sebagian besar dari publik saat ini menunggu langkah strategis Kapolri yang lebih substansial dalam rangka melakukan pembenahan. Bukan sekadar persoalan-persoalan teknis dan parsial.
"Terkait pungli misalnya, tidak hanya memberikan pernyataan-pernyataan saja yang ujung-ujungnya hanya membersihkan permukaan-permukaan saja, tapi tak menyentuh akar masalah. Demikian juga dengan larangan hedon, atau setoran ke atasan," ujarnya.
"Langkah-langkah strategis tentunya harus dengan melakukan restrukturisasi atau reinstrumentasi internal. Kalau tidak ada restrukturisasi atau reformasi struktural sebagai langkah konkrit sebuah kebijakan, pada akhirnya pernyataan Kapolri tadi hanya sekedar slogan yang tak menyentuh akar masalah," imbuhnya.
Bambang beranggapan hingga kekinian belum terlihat adanya langkah strategis yang lebih substansial yang dilakukan Kapolri.
Munculnya kasus Irjen Teddy Minahasa usai kasus Ferdy Sambo menurutnya merupakan fakta yang menunjukkan bahwa reformasi kepolisian belum berjalan dengan baik.
"Munculnya Irjen TM, Ferdy Sambo dan lain-lain tentunya adalah produk dari sistem di kepolisian. Makanya kalau reformasi kepolisian berjalan dengan baik, harusnya tidak akan menimbulkan problem-problem yang terjadi selama 3-4 bulan terakhir ini," kata dia.
Dengan kondisi seperti itu, Bambang menilai berat bagi Kapolri untuk memenuhi harapan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri akan meningkat pada akhir tahun ini.
Baca Juga: 7 Mantan Kapolri Turun Gunung ke Mabes Polri, Lemkapi: Kehadiran Mereka Jadi Energi Baru
"Beban yang berat seperti saat ini, sepertinya berat juga dalam 3 bulan ke depan Kapolri bisa memenuhi target sesuai harapan," tandasnya.
7 Mantan Kapolri Turun Gunung
Sebelumnya, tujuh mantan Kapolri dan lima purnawirawan tinggi menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (27/10/2022) kemarin.
Mereka menyebut kedatangannya untuk memberikan dukungan moril hingga masukan dalam rangka memperbaiki institusi Polri di tengah menurunnya tingkat kepercayaan dari publik.
Ketujuh mantan Kapolri tersebut, yaitu Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri, Jenderal (Pur) Roesmanhadi, Jenderal (Purn) Chaerudin Ismail, Jenderal (Purn) Tan Sri Da'i Bachtiar, Jenderal (Purn) Soetanto, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, dan Jenderal (Purn) Badrodin Haiti.
Sedangkan lima perwira tinggi lainnya, yakni Komjen (Purn) Makbul Padmanagara, Komjen (Purn) Togar M Sianipar, Irjen (Purn) Soenarko Danu Ardanto, Irjen (Purn) Suedi Husein, dan Irjen (Purn) Winarto Hadiwasito.
Berita Terkait
-
Aksi Coret-coret 'Sarang Pungli' di Mapolres Luwu, ISESS: Yang 'Gila' Menulis Atau Yang Lakukan Pungli?
-
Aremania Diangkut Polisi di Jalan Usai Posting Tragedi Kanjuruhan, Pengamat ISESS: Apa Bedanya dengan Penculikan?
-
ISESS: Anggota Polri yang Kena di Kanjuruhan adalah 'Bharada-Bharada E' Alias Level Bawah dan Menengah
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi