Suara.com - Bank Mandiri melalui program Mandiri Sahabatku terus berkomitmen dalam menyejahterakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui program pemberdayaan dan kewirausahaan yang bertujuan untuk membekali para PMI agar bisa menjadi pengusaha di negeri sendiri. Program Mandiri Sahabatku sendiri telah diikuti sekitar 15.000 PMI dari berbagai negara sejak pertama kali diadakan pada tahun 2011.
Direktur Jaringan dan Retail Banking, Aquarius Rudianto mengungkapkan, rangkaian pelaksanaan Mandiri Sahabatku 2022 kali ini sedikit berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya dimana tidak hanya PMI yang berada di luar negeri saja yang akan dibekali ilmu kewirausahaan. Kali ini, keluarga PMI yang ada di Indonesia pun juga akan mendapatkan pelatihan agar mimpi memiliki usaha di negeri sendiri dapat lebih mudah dieksekusi.
"Selain itu, sebagai bentuk pengembangan program Mandiri Sahabatku, Bank Mandiri pun akan memberikan pelatihan dan mentoring melalui program Bapak Asuh bekerjasama dengan Mandiri Amal Insani (MAI) dan para alumni program-program kewirausahaan lainnya seperti Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan Rumah BUMN”, ujarnya Minggu, (30/10/2022)..
Selain diikuti sekitar 200 perwakilan PMI dari Malaysia, Hongkong, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, seremoni pembukaan program Mandiri Sahabatku kali ini juga dihadiri secara online oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerjaan Arab Saudi Dr. Abdul Aziz Ahmad, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Dubai Kartika Candra Negara, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong Ricky Suhendar, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan, SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi, Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha, serta Komedian Cak Lontong yang berbagi motivasi dan filosofi hidup dengan para PMI.
Sementara itu Direktur Treasury dan International Banking Bank Mandiri Panji Irawan berharap pengembangan program Mandiri Sahabatku dapat menjaring lebih banyak PMI untuk berani berkarya dan mandiri di negeri sendiri, menyejahterakan keluarganya dan menyejahterakan masyarakat sekitarnya dengan membantu menciptakan lapangan pekerjaan sebagai salah satu bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.
"Bukan hanya mempersiapkan PMI untuk bisa dan berani menjadi pengusaha di negeri sendiri, sebagai institusi keuangan, Bank Mandiri juga dapat menjadi partner finansial terpercaya yang menyediakan berbagai kemudahan bagi PMI diantaranya kemudahan untuk memiliki rekening, kemudahan akses terhadap berbagai layanan keuangan melalui aplikasi Livin’ by mandiri yang sebentar lagi akan bisa diakses dengan menggunakan nomor luar negeri, kemudahan layanan kirim uang dan transaksi lainnya melalui Kantor Cabang atau anak perusahaan Bank Mandiri di Hongkong, Malaysia dan Timor Leste," terang Panji.
Berita Terkait
-
22 Daerah di Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan
-
Kumpulkan 1.000 Kantong Darah, IKA UB Gelar Gerakan Donor Darah Ketiga
-
Berangkat Jadi PMI Tak Izin Suami, Kini Perempuan Asal Lombok Nasibnya Tak Jelas
-
Jawab Kebutuhan Nasabah Wholesale, Bank Mandiri Luncurkan Kopra Mobile App
-
Waspada! Jawa Barat akan Diguyur Hujan Lagi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!