Suara.com - Sebagai Presiden Republik Indonesia yang keempat, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sering kali berelasi dengan para pemimpin negara lain. Salah satunya dengan Presiden Kuba Fidel Alejandro Castro Ruz atau dikenal dengan Fidel Castro.
Momen bertemunya Gus Dur dengan Fidel Castro dalam acara KTT Non Blok di Hotel Melia Havana meninggalkan cerita yang tak biasa.
Pasalnya orang nomor satu di Kuba tersebut malah mulanya dihalang-halangi orang hotel untuk bertemu Gus Dur.
Diceritakan oleh Kepala Protokoler Istana, Wahyu Muryadi pada saat itu sekitar pukul 22.00 waktu setempat, Gus Dur sedang bersantai di kamar hotelnya sambil mendengarkan wayang kulit di ponsel.
Gus Dur hanya mengenakan celana pendek dan sendal jepit saja.
Hingga kemudian, seorang Paspampres menelpon Wahyu dan berkata bahwa ada pria brewokan yang memaksa untuk bertemu dengan Gus Dur.
"Ada panggilan, [katanya] mohon izin ini ada orang yang memaksa masuk untuk ketemu presiden," ujar Wahyu.
Mendengar permintaan itu Wahyu sontak melarang orang yang memaksa bertemu Gus Dur.
"Loh jangan boleh, siapa dia? Enggak tahu pak katanya, dia orangnya brewokan pakai pakain hansip, loh itu Castro saya bilang langsung lari saya," tambahnya.
Baca Juga: Perbandingan Harta Kekayaan Presiden RI, dari Soekarno Sampai Gus Dur
Mendengar Casto ingin bertemu Gus Dur, Wahyu langsung mengabari presiden. Akhirnya kunjungan mendadak Castro itu disambut oleh Gus Dur yang hanya memakai sendal jepit saja.
Guyonan Gus Dur Saat Bertemu Castro
Gus Dur rupanya dikenal suka guyon atau jenaka oleh para presiden di negara lain. Dalam pertemuanya di hotel Melia itu, Gus Dur sempat melemparkan candaan usai mereka serius membahas tentang KTT.
Diceritakan oleh Wahyu, Gus Dur melemparkaan candaan soal perbedaan empat presiden di Indonesia.
"Di Indonesia itu terkenal dengan fenomena gila" ucap Gus Dur.
Gu Dur menyebut bahwa presiden pertama dikenal dengan gila wanita, presiden kedua gila harta, sementara presiden ketiga gila teknologi.
Berita Terkait
-
Beda dari Presiden Lain, Bawahan Ungkap Ritual 'Unik' Gus Dur Tiap Hari Jumat: Bikin Kami Sport Jantung
-
Livy Renata Ngaku Tak Tahu Siapa Gus Dur, Nopek Novian: Kosong!
-
5 Fakta Livy Renata, Selebgram yang Bikin Heboh Usai Bahas Sosok Gus Dur
-
Crazy Rich Livy Renata Tak Tahu Siapa Gus Dur, Dikira Stand Up Comedian
-
Livy Renata Tak Kenal Sosok Gus Dur, Nopek Novian: Kosong
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'