- Pemprov DKI Jakarta berencana merevitalisasi Terminal Kampung Rambutan pasca-genangan air pada Sabtu, 22 Maret 2026.
- Revitalisasi jangka menengah dan panjang akan menerapkan konsep Transit Oriented Development (TOD) untuk efisiensi mobilitas.
- Sebagai mitigasi awal, petugas membersihkan saluran air bersama Dinas SDA untuk mencegah ancaman banjir susulan.
Suara.com - Pemprov DKI Jakarta merancang rencana besar untuk merevitalisasi Terminal Kampung Rambutan menyusul peristiwa genangan air yang melanda kawasan tersebut pada Sabtu (22/3/2026).
"Untuk jangka menengah dan panjang, kami akan lakukan revitalisasi Terminal Kampung Rambutan. Ini masih dibahas untuk antisipasi terjadinya genangan serupa," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Selasa (24/3/2026).
Langkah pembenahan ini dianggap krusial lantaran infrastruktur terminal belum mengalami penyesuaian signifikan sejak pertama kali dibangun pada era 1990-an.
Kondisi terminal saat ini dinilai perlu segera bersolek guna mengimbangi pesatnya perkembangan moda transportasi modern di sekitarnya.
Lebih lanjut, Syafrin menjelaskan bahwa kawasan terminal tersebut nantinya akan dikembangkan dengan mengusung prinsip Transit Oriented Development (TOD).
Melalui konsep TOD, mobilitas warga diharapkan menjadi lebih efisien karena adanya integrasi antara transportasi umum dengan kawasan hunian maupun komersial.
Saat ini, Terminal Kampung Rambutan sendiri sudah terhubung dengan berbagai layanan transportasi publik seperti LRT Jabodebek hingga bus Transjakarta.
Sebagai langkah darurat sebelum revitalisasi besar dilakukan, petugas telah mulai membersihkan seluruh saluran air guna mencegah sumbatan yang memicu banjir.
"Kami pastikan agar tidak ada sumbatan," kata Syafrin.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran Semakin Padat di Terminal Kampung Rambutan
Dishub juga menggandeng Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta untuk memitigasi potensi luapan sungai yang kerap mengancam area terminal.
Namun, pelaksanaan proyek revitalisasi secara menyeluruh ini masih harus menyesuaikan dengan kondisi kemampuan anggaran atau kapasitas fiskal pemerintah daerah.
"Jadi masih dalam tahap rencana," ucap Syafrin.
Sebelumnya, hujan deras pada Sabtu malam mengakibatkan genangan air meluas hingga ke area bus AKAP dan merendam kantor pengelola terminal.
Beruntung, hal itu tidak sampai mengganggu operasional Terminal Kampung Rambutan yang sedang padat-padatnya dengan aktivitas para pemudik.
Berita Terkait
-
Arus Balik Lebaran Semakin Padat di Terminal Kampung Rambutan
-
Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 25 Maret
-
Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!
-
Sukardi dan Seragam Oranye: Menjemput Rezeki di Balik Keriuhan Mudik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh