Suara.com - Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara, dibantu warga setempat berhasil menangkap tahanan yang melarikan diri. Lucunya, tahanan yang kabur kelaparan sehingga sempat minta makan ke warga.
Kapolres Kepulauan Sula Ajun Komisaris Besar Polisi Cahyo Widiyatmoko mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada warga Sula yang turut membantu upaya pencarian dan penangkapan tahanan yang kabur.
"Sebagai pimpinan polres, saya apresiasi dukungan masyarakat dalam menjaga kamtibmas, salah satunya dengan berperan aktif membantu petugas mencari tahanan kabur dari Polres Kepulauan Sula dan masyarakat yang berhasil menangkap seorang tersangka kabur bernama Nai Nana" kata Cahyo dihubungi dari Ternate, Sabtu (5/11/2022).
Menurut Kapolres, pada dua hari yang lalu, tahanan bernama Nai Nana masuk ke salah satu rumah warga bernama Risna Inradewa untuk meminta makan dan dipergoki oleh warga setempat sehingga dia kembali kabur.
Namun, pada Sabtu pagi, tahanan yang diburu polisi itu kembali meminta makan kepada salah satu warga.
"Setelah meminta makan, warga yang melihat langsung lapor pihak kepolisian. Setelah itu, warga bersama dengan polisi langsung mengepung dan menangkapnya di dalam kampung," ujar Kapolres.
Cahyo menerangkan dari empat tahanan yang kabur dari Polres Kepsul, saat ini masih tinggal satu tahanan yang belum ditemukan. Tahanan tersebut bernama Gabriel Ola yang merupakan tersangka kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Rawa Mangoli, Kecamatan Mangoli Utara.
Sebelumnya, Polres Kepulauan Sula berhasil menangkap dua dari empat orang tahanan yang melarikan diri dari ruang tahanan Mapolres setempat pada Rabu (2/11) dini hari.
Dua orang tahanan yang sebelumnya sudah ringkus polisi adalah Julfahrin Golam alias Ino yang terlibat kasus persetubuhan anak dan Sahril Junaidi Ipa alias foler, tersangka kasus pencurian.
Baca Juga: Identitas Diketahui, Polisi Satroni Rumah Pengemudi Avanza Tabrak Lari Pesepeda di Harmoni
Selanjutnya pada hari ini tahanan bernama Nai Nana yang terlibat kasus pencurian sudah berhasil ditangkap, sehingga tersisa satu tahanan lagi yang masih diburu polisi, yakni Gabriel Ona tersangka kasus pembunuhan. (Antara)
Berita Terkait
-
Aldi Taher yang Adukan Fans Leslar ke Dewi Perssik
-
Ismail Bolong Ngaku Pengepul Duit Tambang Ilegal di Kaltim, Polda: Masih Didalami
-
Identitas Diketahui, Polisi Satroni Rumah Pengemudi Avanza Tabrak Lari Pesepeda di Harmoni
-
Polisi Sita 15 Kg Sisik Trenggiling, Dua Pelaku Ditangkap
-
Ini Pertimbangan Polres Garut Larang Gelar Konser Musik di Malam Hari
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
-
Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz
-
Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik
-
Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa