Pelaku Sampaikan Sejumlah Pengakuan
Setelah menyerahkan diri ke polisi, ML menyampaikan sejumlah hal mengenai kondisinya saat peristiwa tabrakan itu. Ia mengaku mobilnya berjalan ketika lampu berwarna hijau.
ML menjelaskan kronologis kejadian, di mana saat posisinya lampu hijau, disebutkan ada sepeda yang mendadak lewat di depan mobilnya. Ia meyakini hal tersebut, namun merasa bersalah karena melarikan diri.
Ia mengaku ingin bertanggung jawab, namun merasa panik hingga melarikan diri. Akibat dari perasaan itu pula yang membuatnya menyerahkan diri ke polisi. Pelaku juga mengklaim tidak berniat kabur sejak awal.
Niat itu, katanya, ditunda lantaran harus mengantarkan penumpangnya yang merupakan warga negara asing (WNA) ke tujuannya di daerah Cikande. Setelah hampir setengah hari disana, ia baru memberanikan diri pergi ke Polres Jakarta Pusat.
Sepakat Damai
ML dipertemukan dengan korban di Kantor Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Pusat pada Minggu (6/11/2022) hari ini. Melalui mediasi itu, keduanya bersepakat untuk damai.
Pelaku meminta maaf kepada korban dan berjanji akan bertanggungjawab sepenuhnya. Korban yang berinisial YP pun menerima permintaan maaf tersebut. Setelah itu, keduanya saling bersalaman satu sama lain.
Usai keduanya diperiksa oleh pihak kepolisian, Kasat Lantas wilayah Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwanta mengatakan korban tidak menuntut apa-apa. Namun, publik diminta menunggu hasil akhirnya.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Harmoni Menyerahkan Diri ke Polisi, Sopir Taksol: Yakin Saya Benar, Saya Lampu Hijau
-
Ibu-ibu Penghina Dewi Perssik Kecelakaan saat Kabur Hindari Polisi, Depe: Saya Iba
-
Identitas Diketahui, Polisi Satroni Rumah Pengemudi Avanza Tabrak Lari Pesepeda di Harmoni
-
Korban Terpental, Polisi Selidiki Peristiwa Tabrak Lari Pesepeda di Harmoni
-
Pesepeda Jadi Korban Tabrak Lari di Harmoni, Ahmad Sahroni Minta Polisi Tangkap Pelaku
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dasco Pimpin Rapat Bareng Pemerintah dan Buruh, Antisipasi Badai PHK
-
KPK Pantau Kondisi Kesehatan Gus Yaqut yang Dirawat di RS Polri
-
Jokowi Mulai Safari ke Lampung, Gerindra Tak Masalah: Selamat Ya, Sudah Sehat Kembali
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan