SuaraSoreang.id - Ibu-ibu penghina Dewi Perssik akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian, setelah sebelumnya sempat melarikan diri.
Penghina Dewi Perssik berinisial W tersebut diamankan polisi di Bangkalan, Jawa Timur, pada Jumat (4/11/2022), dengan kondisi kakinya yang bengkak akibat kabur dari kejaran polisi.
Setelah diamankan, W pun akhirnya dipertemukan dengan Dewi Perssik di Polres Metro Jakarta Selatan.
Pertemuan tersebut diselimuti dengan suasana haru, sebab baik Dewi Perssik maupun W sama-sama menangis saat dipertemukan.
Dewi Perssik pun mengaku merasa iba kepada W setelah mendengar pengakuan dan kondisi kakinya yang bengkak akibat melarikan diri.
"Saya iba," kata pedangdut asal Jember yang akrab dengan sapaan Depe tersebut, seperti dikutip dari Suara.com, Sabtu (5/11/2022).
Depe kemudian menceritakan kronologi pengejaran W yang sempat lari dari polisi.
"Dia itu sempat kabur dari pihak berwajib. Ada polisi kan, beliaunya kabur naik motor lalu nabrak apa nggak tau," tutur Depe menerangkan.
Ia juga menjelaskan kondisi W setelah mengalami kecelakaan akibat pelariannya dari kejaran polisi.
"Habis nabrak, kaki sebelah kanannya bengkak. Dia nangis-nangis, saya jadi ikutan nangis," imbuhnya.
Lebih lanjut, Depe menerangkan bahwa maksud W menghinanya adalah karena ingin mendapatkan perhatian dari sang idola.
"Yang disampaikan (terlapor) itu dia nggak sekolah dia cuma asal sekedar ngomong saja pakai bahasa Madura," kata Depe.
"Aku tuh nggak sekolah. Karena lagi ramai, jadi aku cuma ikut-ikutan aja. Kebetulan aku sangat mengidolakan kamu dan pengen ketemu sekali sama kamu," tutur Depe menirukan pengakuan W.
Atas alasan tersebut, Depe menyebut bahwa dirinya memberikan maaf kepada W atas kesalahan karena telah menghinanya.
Ia pun mengaku tidak tega untuk memutuskan tindakan hukum yang harus ditimpakan kepada W. Depe mengaku memberikan kuasa keputusan tersebut kepada ibundanya.
Berita Terkait
-
Akui Hanya Ingin Dapat Perhatian Sang Idola, Ibu-ibu Penghina Dewi Perssik Terancam Pidana 4 Tahun Penjara
-
Setelah Bertemu, Dewi Perssik Akui Tidak Tega Penjarakan Ibu-ibu yang Menghina Dirinya, Ini Alasannya
-
Dewi Perssik Blak-blakan Ungkap Soal Lesti Kejora Pakai Jasa Pengacara Sandy Arifin
-
Geram! Dewi Perssik Mantap Laporkan 5 Akun Haters Diduga Fans Leslar, Begini Alasannya!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, GEF-SGP Indonesia Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Huawei Nova 15 Max Debut Usung Baterai 8.500 mAh dan Tombol Mirip iPhone
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan
-
Wawalkot Zakiyuddin Pamerkan Gedung Warenhuis yang Direvitalisasi Era Bobby Nasution ke Raffi Ahmad
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija