Suara.com - Kamarudin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir J atau Nopryansyah Yosua Hutabarat menyebut mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo berbohong terkait bantahan keterlibatannya dalam bisnis judi online.
"Saya dapat lagi, Ferdy Sambo berbohong loh dia, bilang tidak terlibat judi online," kata Kamarudin saat ditemui wartawan di Mabes Polri, Senin (7/11/2022).
Kamarudin mengaku telah mengantongi nomor rekening Ferdy Sambo dan telah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK.
"Padahal saya sudah kantongi nomor rekeningnya," ungkapnya.
Informasi yang diterimanya, bisnis haram berupa judi online yang diduga melibatkan Ferdy Sambo beroperasi di kawasan Ancol, dengan nilai perputaran uang yang cukup fantastis. Dia pun meminta dukungan publik untuk bisa mengungkap perkara judi online yang diduga melibatkan Ferdy Sambo.
"Pokoknya dukung kita berantas mafia. Topik kita sampai 2024 rebut kepolisian, rebut kementerian dari tangan mafia supaya Indonesia sejahtera," ujarnya.
Bantahan Ferdy Sambo
Ferdy Sambo yang kekinian berstatus terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J telah membantah keterlibatan dalam bisnis judi online Konsorsium 303.
Hal itu disampaikan Ferdy Sambo saat bersidang di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan pada Selasa (1/11).
Baca Juga: Aib Petinggi Polisi Terus Terungkap, Ada 'Perang Bintang' di Tubuh Polri?
"Saya selaku satuan tugas (Merah Putih) ini terlibat narkoba dan judi online enggak ada," tutur Sambo.
Ferdy Sambo menekankan justru langkah yang ia ambil selama menjabat sebagai Kepala Satgas Merah Putih ialah memberantas judi online.
"Justru saya memberantas," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Aib Petinggi Polisi Terus Terungkap, Ada 'Perang Bintang' di Tubuh Polri?
-
Kamarudin Simanjuntak: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tidak Meminta Maaf Dengan Tulus, Cenderung Untuk Membenarkan Perbuatannya
-
Kamaruddin Ngaku Dapat Info dari BIN Soal Kasus Brigadir J, Jubir BIN: Kami Hanya Melapor ke Single Client!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim