Tepis Adzan Romer, Putri Candrawathi Klaim Tak Lihat Jenazah Yosua Bersimbah Darah

Selasa, 08 November 2022 | 17:33 WIB
Putri Candrawathi menangis dan meminta maaf kepada para ajudan Ferdy Sambo di sidang. (Suara.com/Rakha)

Adzan Romer sebelumnya menyebut Putri menangis di dalam kamar seusai Yosua tewas ditembak di rumah dinas Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022.

Romer mengaku ketika itu masuk ke dalam rumah dan melihat Yosua telah bersimbah darah dalam posisi tertelungkup di dekat tangga.

Foto jenazah Brigadir J setelah dieksekusi di Duren Tiga, Jakarta Selatan. (tangkapan layar/Rakha)

"Di mana posisi terdakwa Putri Candrawarthi saat saudara masuk?" tanya hakim Wahyu.

"Seingat saya di kamar," jawab Romer.

"Tahu darimana saudara kalau dia ada kamar?" tanya hakim Wahyu.

"Dengar suara ibu menangis yang mulia," jawabnya.

"Keras suaranya?" hakim Wahyu menegaskan.

"Menurut saya nangis biasa yang mulia, saya dengar sampai depan pintu yang mulia," jelas Romer.

Adzan Romer, eks ajudan Ferdy Sambo (Youtube/ KOMPASTV).

"Kalau saudara dengar, ya berarti kamar terbuka apa tertutup?" cecar hakim Wahyu.

"Terbuka yang mulia," ungkap Romer.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com