Suara.com - Para pecinta kucing pastinya bangga memiliki kucing ras asli Indonesia yang bernama kucing busok. Kucing busok merupakan sejenis kucing yang berasal dari Pulau Raas, Sumenep, Madura. Terdapat sejumlah fakta kucing Busok yang menarik untuk diketahui.
Kucing berwarna kelabu yang mirip British Shorthair ini baru saja diakui World Cat Federation sebagai kucing lokal asli Indonesia. Berikut beberapa fakta kucing Busok asli Indonesia ini? Simak ulasannya berikut ini.
Kucing busok memiliki warna solid abu-abu, hitam, kecoklatan, dan kebiruan. Penampilan kucing busok ini sangat menawan karena mata hijau gelap dan tekstur wajah mirip bentuk segitiga.
Kucing busok memiliki ekor yang berukuran sedang menekuk yang mampu menawarkan keanggunan mereka. Rata-rata ukuran kucing busok mencapai 60 sentimeter dengan berat 6,8 kilogram yang bisa hidup sekitar 12 hingga 15 tahun.
Kucing busok dikenal sebagai kucing pemarah dan sulit menuruti perintah. Kucing busok memiliki tingkah laku yang kurang ramah dan aneh seperti sering mencakar. Oleh karenanya, kucing busok ini cenderung pendiam dan waspada terhadap apa pun. Bahkan, kucing busok sulit beradaptasi dengan manusia.
3. Dipercaya membawa nasib baik
Masyarakat setempat percaya bahwa kucing busok dapat membawa hal-hal baik dan dapat mendatangkan rezeki yang berlimpah. Namun, banyak orang percaya bahwa kucing ini dapat membawa sial jika dibawa keluar Pulau Raas tanpa izin.
Baca Juga: Bobby Nasution Unggah Poster Selamat Hari Pahlawan, Warganet Malah Salfok ke Kucing Oyen
4. Dijaga keasliannya
Kucing busok benar-benar dijaga keasliannya di Pulau Raas, Sumenep ini. Jika kucing ini dibawa ke luar pulau maka terlebih dahulu harus dikebiri atau disteril untuk menjaga kemurnian ras kucing tersebut. Kucing busok ini tidak dapat ditemukan di daerah lain karena hanya tinggal di Pulau Raas.
Pada era 90an, kucing busok menjadi cinderamata untuk menghadiahkan kepada para tamu yang sedang berkunjung ke pulau tersebut. Di samping itu, kucing busok juga dipercaya masyarakat setempat memiliki kemampuan mistis dan bagi siapa saja yang membawanya keluar dari Pulau Raas akan mendatangkan kesialan.
Nah, itulah informasi singkat mengenai fakta kucing busok yang merupakan kucing ras endemik asli Pulau Raas, Sumenep, Madura, Jawa Timur yang kini masih dijaga keasliannya. Semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan Anda seputar kucing.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Unggah Poster Selamat Hari Pahlawan, Warganet Malah Salfok ke Kucing Oyen
-
'Oyen Makin Terdepan', Ucapan Jokowi Peringati Hari Pahlawan Bikin Salfok
-
Viral Surat Pemberitahuan Kenaikan Harga Pet Food Ternama, Publik: Maaf Ya Meng Kita Turun Kasta Dulu
-
4 Fakta Kucing Busok Asal Madura yang Sudah Diakui Dunia
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim
-
Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi