Suara.com - Nama Rara Istiati Wulandari -- pawang hujan yang namanya moncer saat gelaran MotoGP Mandalika 2022 -- tetap menjadi incaran penonton, meski cuaca cerah menaungi World Superbike di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, hari ini.
"Mbak Rara gimana cuaca hari ini," tanya beberapa penonton yang turun melakukan pit walk jelang digelarnya Race 2 Motul WSBK Mandalika 2022.
"Panas memang, tapi cuacanya bagus," kata Rara.
Rara mengaku datang ke Mandalika karena mendapatkan undangan. Hanya saja undangannya tidak untuk menjadi pawang hujan seperti saat MotoGP, namun sebagai penonton saja.
"Saya dapat rezeki dari tempat lain, tapi untuk kesini saya dapat undangan. Ini id card saya pake 'Guest'," kata Rara sambil menunjukkan id card-nya.
Saat memasuki pit walk, Rara masih terhindar dari penonton yang selama ini mengenalnya. Bahkan Rara juga sempat meminta foto bersama petugas yang menggunakan baju daerah yang ada di depan pit tim yang berlaga.
"Boleh fotokan," kata Rara yang langsung disambut oleh sepasang petugas yang menggunakan pakaian adat setempat.
Nah, setelah beberapa saat Rara langsung diserbu oleh penonton untuk minta foto dan banyak pula yang mengabadikan dengan video. Meski cuaca terik, Rara tetap melayani permintaan penonton yang mendapatkan kesempatan pit walk.
Setelah 30 menit menjalani pit walk, semua penonton yang mendapatkan kesempatan melintasi jalan depan pit masing-masing peserta balapan diminta untuk keluar karena balapan Race 2 Motul WSBK Mandalika digelar. [Antara]
Baca Juga: Hasil Race 2 WSBK Mandalika 2022: Pembalap Spanyol Alvaro Bautista Juara Dunia
Berita Terkait
-
MotoGP Mandalika Kapan? Ini Daftar Pembalap yang Pernah Juara di Sana
-
Jadwal Lengkap MotoGP 2026 Resmi Rilis, Sirkuit Mandalika Masuk Fase Penentu Juara?
-
Sirkuit Mandalika Dipastikan Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026
-
Mengenal Legenda Putri Mandalika di Balik Tradisi Bau Nyale 2026 di Lombok Tengah
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan