Dalam fitur ini terdapat 2000 referensi perangkat ajar berupa bahan ajar, modul ajar, dan sebagainya yang berbasis kurikulum merdeka.
“Melalui produk perangkat ajar maka guru dapat memperoleh inspirasi materi pengajaran sesuai dengan mata pelajaran dan fase tertentu yang menjadi bagiannya,” ucap Hasan.
Setiap perangkat ajar juga dilengkapi dengan alur dan capaian pembelajaran agar guru dapat menavigasi proses pembelajaran sesuai kebutuhannya. konteks, dan karakteristik peserta didik.
Praktik Baik
Aplikasi PMM telah membantu meningkatkan kompetensi guru secara mandiri, salah satu gurunya adalah Dede Mulyanah, Kepala SDN BUBULAK 2. Ia menilai PMM telah meringankan tugasnya selaku Kepala Sekolah yang juga bertugas melakukan pembinaan terhadap jajaran guru dan tenaga kependidikan yang ada di sekolahnya terutama dalam memberikan pemahaman Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
“Metode saya sebagai kepala sekolah sebelum melaksanakan kegiatan P5 di sekolah adalah meminta guru untuk log in dan melaksanakan pelatihan mandiri, serta menonton video-video praktik baik yang ada di PMM. Dalam setiap minggu saya evaluasi progresnya dan selalu saya ingatkan untuk terus membuka dan mengekplor PMM,” ujar Dede Usai menonton materi di aplikasi PMM barulah ia melakukan pendampingan agar guru-guru dapat lebih memahami materi P5 agar tercapainya kompetensi guru.
Selanjutnya, Elsa Nofarita Haumeni, guru SMA Negeri 1 Amabi Oefeto Kabupaten Kupang, NTT, misalnya. Ia berbagi kisah bagaimana platform Merdeka Mengajar membantunya dalam proses pembelajaran. Ia mengaku senang karena dapat mengikuti perkembangan pendidikan melalui fitur-fiturnya seperti pelatihan mandiri dan mendapatkan bahan ajar yang berguna di kelas.
Tidak hanya itu, menurut Elsa, ia juga sering mendapatkan inspirasi dari fitur ‘Bukti Karya’ yang diunggah rekan-rekan guru di seluruh Tanah Air.
“Saya merasa platform Merdeka Mengajar membantu saya yang berada di daerah ini agar tidak tertinggal informasi dan perkembangan yang bisa saya terapkan di kelas sehingga murid-murid saya juga bisa belajar dengan maksimal,” ucapnya.
Baca Juga: 4 Hal Penting yang Harus Diketahui Sebelum Belajar Gitar
Berita Terkait
-
Anti Bosan! Ini 4 Cara Belajar yang Menyenangkan, Yuk Terapkan!
-
6 Tips Mencegah Rasa Kantuk saat Sedang Belajar, Sudah Tahu?
-
Meski Diminta Lesti Kejora, Rizky Billar Tolak Belajar Ilmu Agama Bersama Ustadz Subki
-
Anak Kombes Diduga Lakukan Penganiayaan saat Bimbel Calon Akpol di PTIK, Pelatih Saja Takut
-
Siswa SDN Ciloma Harus Rela Belajar di Lantai untuk Hindari Kelas yang Ambruk
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai