Suara.com - Warganet di jagat media sosial Indonesia sempat dibikin geram dengan unggahan komukus Kharisma Jati.
Pasalnya melalui akun Twitternya @KoprofilJati yang disebut-sebut menghina istri Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi.
Mulanya, akun tersebut mengunggah foto Iriana Jokowi bersama istri Presiden Korea Selatan, Kim Kun Hee.
Dalam unggahan tersebut, @KoprifilJati menuliskan cuitan yang dianggap menghina:
"Bi, tolong buatkan tamu kita minum,"
"Baik, Nyonya,"
Cuitan tersebut sontak mengundang banyak respons publik yang dianggap melakukan body shamming ke Iriana Jokowi.
Bahkan cuitan tersebut samapi ditanggapi langsung oleh dua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.
Buntut dari cuitan tersebut, bahkan dalam wikipedia, profil Kharisma Jati diubah oleh warganet.
"Kharisma Jati atau lebih dikenal dengan nama Kjati Yatim (lahir 4 November 1986), adalah seorang komikus dan ilustrator Indonesia. Ia pernah menjuarai beberapa lomba komik dan memiliki pengalaman kerja di bidang desain dan animasi," tulisan dalam wikipedia.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Santai Saat Iriana Jokowi Diejek, Warganet: Tapi Ntar Orangnya Ilang ya Mas?
"Dia diduga sangat tidak menghargai ibu-ibu kecuali perempuan K-Pop Korea, itupun hanya yang cantik."
Kontroversi Kharisma Jati
Kharisma Jati sempat terkena kontroversi melalui komiknya yang dianggap melanggar norma susila.
Pasalnya dalam salah satu komiknya, dia menampilkan seorang perempuan yang meminta dipuaskan hasrat sekaual kepada anak-anak.
Komik tersebut mendapatkan berbagai reaksi keras di atara komunitas komik dan netizen Indonesia. Kharisma Jati juga dikenal memiliki karya-karta berunsur kekerasan dan bernuansa gore, sebuah sub-genre karya yang menampilkan adegan kekerasan dan berdarah-darah.
Berita Terkait
-
Bukan Karena Rara si Pawang Hujan, Jokowi Ungkap Kerja Keras BMKG Amankan Cuaca Saat Gala Dinner G20
-
Diduga Hina Iriana Jokowi, Kharisma Jati Malah Tantang Balik Fans Fanatik Rezim: Karena Saya Bukan Penjilat
-
Tega! Ibu Iriana Jokowi Direndahkan Oleh Netizen, Gibran Rakabumin dan Kaesang Pangarep Langsung Cecar Sang Penulis: Maksudnya Apa?
-
Fakta Kharisma Jati, Komikus Asal Yogyakarta yang Diduga Hina Iriana Jokowi: Pernah Dikecam karena Buat Komik Porno
-
Beredar Surat Terbuka Kharisma Jati, Minta Maaf kepada Jokowi tapi Tidak untuk Pendukung Rezim: Saya Bukan Penjilat
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas