News / Nasional
Jum'at, 18 November 2022 | 15:19 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

·         Pabandya 2/Lurjahril Mabesad (2008-2009);

·         Pabandya 3/Diaga Mabesad (2009-2010);

·         Aspers Kasdam VII/Wirabuana (2010-2011);

·         Danrindam II/Sriwijaya (2011-2012);

·         Paban I/Ren Spersad (2012-2013);

·         Paban I/Ren Spers TNI (2013-2014);

·         Pamen Denma Mabes TNI (2014-2015);

·         Dandenma Mabes TNI (2015);

·         Wagub Akmil (2015-2016);

Baca Juga: Rekam Jejak Jenderal Andika Perkasa, Bulan Depan Segera Pensiun

·         Staf Khusus Kasad (2016-2017);

·         Waaster Kasad (2017-2018);

·         Gubernur Akmil (2018-2020);

·         Pangdam Jaya (2020-2021);

·         Pangkostrad (2021);

·         Kasad (2021-sekarang).

2. Laksamana TNI Yudo Margono

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2022). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp].

Sosok kedua yang berpotensi menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa adalah KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.

Yudo Margono lahir di Madiun, Jawa Timur pada 26 November 1965. Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1988.

Ia memulai karier di TNI Angkatan Laut sebagai Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332.

Selama di TNI AL, Yudo Margono memiliki banyak pengalaman sebagai komandan kapal perang. Diantaranya ia pernah menjadi Komandan KRI Pandrong-801, Komandan KRI Sutanto-877, lalu Komandan KRI Ahmad Yani-351.

Setelah kenyang pengalaman sebagai komandan kapal perang, karier Yudo Margono semakin moncer.

Diantaranya ia pernah ditunjuk sebagai Komandan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tual pada periode 2004-2008, lalu Komandan Lanal Sorong pada 2008-2010.

 Selama bertugas di TNI AL, ia juga pernah meraih sejumlah brevet bergengsi, diantaranya brevet atas air, brevet selam TNI AL, brevet kavaleri Marinir kelas I, brevet hiu kencana, dan brevet Kopaska.

Selain itu, Yudo Margonojuga pernah mendapatkan brevet kesahatan TNI AL, brevet tri media (Taifib), brevet PTAL (Denjaka), brevet kehormatan hidro-oseanografi, wing penerbang TNI AU, dan wing penerbal.

Berikut adalah riwayat jabatan Yudo Margono selengkapnya:

·         Komandan Lanal Tual (2004-2008);

·         Komandan Lanal Sorong (2008-2010);

·         Komandan Satkat Koarmatim (2010-2011);

·         Komandan Satkor Koarmatim (2011-2012);

·         Komandan Kolat Koarmabar (2012-2014);

·         Paban II Opslat Sopsal (2014-2015);

·         Komandan Lantamal I Belawan (2015-2016);

·         Kepala Staf Koarmabar (2016-2017);

·         Pangkolinlamil (2017-2018);

·         Pangkoarmabar (2018);

·         Pangkoarmada I (2018-2019);

·         Pangkogabwilhan I (2019-2020);

·         Kasal (2020-sekarang).

3. KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo meminta maaf atas insiden dua anggota POM AU menginjak kepala warga Papua. [Dispen AU]

Calon Panglima TNI yang terakhir adalah marsekal TNI Fadjar Prasetyo yang kini menjabat sebagai KSAU. Ia lahir di Jakarta pada 9 April 1966 dan lulus dari Akademi Militer pada tahun 1988.

Ia memulai kariernya di TNI AU saat menjadi penerbang di Skuadron Udara Lanud Hasanuddin. Kariernya cukup cemerlang, hingga ia pernah mendapatkan apresiasi dari mantan KSAU Yuyu Sutisno.

Pujian itu ia terima pada Oktober 2019, ketika Fadjar Prasetyo menjabat sebagai Pangkoopsau I.

Ia juga pernah sukses menuntaskan sejumlah tugas operasi, diantaranya operasi Lintas Rajawali, Tangkal Rajawali, Kawal Rajawali, Sayap Rajawali, hingga latihan Jalak Sakti.

Semua operasi yang dipimpin Fadja selalu lancar dan mendapatkan predikat zero accident. Karena itu pula ia mendapatkan sejumlah apresiasi.

Sebelum menjabat sebagai KSAU, Fadjar menjabat sebagai Panglima Kogabwilhan II. Dan berikut adalah riwayat jabaran Fadjar Prasetyo selengkapnya.

·         Dan Wing 1 Lanud Halim Perdanakusuma (2013);

·         Paban VI/Binprof Sopsau;

·         Dirdiklat Kodiklatau (2016);

·         Danlanud Halim Perdananakusuma (2016-2018);

·         Pangkoopsau II (2018);

·         Pangkoopsau I (2018-2019);

·         Pangkogabwilhan II (2019-2020);

·         Kasau (2020-sekarang).

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Load More