Suara.com - Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus mengatakan bahwa Golkar akan menggerakan Media Penggalangan Opini (MPO) untuk bisa menang di Pemilu 2024. Golkar akan memakai dua strategi dengan istilah operasi militer yakni operasi darat dan udara.
"Nah MPO adalah untuk menang ada dua kegiatan yang kami lakukan, kalau saya menggunakan istilah operasi. Ada dua operasi yaitu operasi pasukan darat yaitu infanteri. Kedua operasikan pasukan udara," kata Lodewijk ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (21/11/2022).
Ia menyampaikan, operasi darat akan dilakukan dengan cara memasang media di luar ruangan.
"Dengan cara memasang media media di luar ruangan dan di luar ruangan dan memasang media elektronik itu secara kolektif harus dilakukan. Dan ini kalau pasukan darat ada masa waktunya," ungkapnya.
Sementara untuk operasi udara, kata dia, tidak ada batasan waktu untuk dilakukan. Menurutnya, operasi udara harus tetap dilakukan baik sebelum dan sesudah Pemilu 2024 digelar.
"Dia akan melakukan terus sebelum pemilu dna setelah pemilu dia tetap melakukan pada gilirannya Golkar bisa menenangkan pemilu," ujarnya.
Adapun Golkar memasang target untuk bisa menang Pilpres dan Pileg pada 2024 mendatang. Menurutnya, dengan operasi yang dilakukan Golkar bisa mencapai target.
"Dengan roadmap yang disusun dengan kegiatan seperti ini atau sumbangan antara operasi darat dan operasi udara insyaAllah target target yang telah disampaikan tadi akan kami wujudkan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?