Nama M. T. Haryono yang melekat pada dirinya merupakan singkatan dari Mas Tirtodarmo. Berkat jasanya dalam pemberantasan PKI di masa itu, namanya seringkali diabadikan sebagai nama jalan oleh masyarakat.
5. T.B. Simatupang
T.B. Simatupang merupakan seorang tokoh militer Indonesia yang ditunjuk sebagai Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia oleh Presiden Soekarno. Sebelumnya, jabatan tersebut diemban oleh Panglima Besar Jendral Soedirman
Letjen Purnawirawan asal Sumatra Utara tersebut dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2013. Sosoknya merupakan salah satu konseptor peletak dasar-dasar kemiliteran Indonesia.
Nama T. B. yang melekat pada dirinya merupakan singkatan dari Tahi Bonar.
6. Buya Hamka
Buya Hamka merupakan seorang ulama, filsuf, dan sastrawan Indonesia yang berjasa mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pria kelahiran 17 Februari 1908 ini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2011.
Nama HAMKA merupakan akronim dari namanya, yakni Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Sedangkan, sebutan Buya adalah panggilan khas untuk orang Minangkabau. Kata Buya berasal dari bahasa Arab yang berarti ayahku atau orang yang dihormati.
Baca Juga: Usulan Agar Cendekiawan Muslim Buya Syafii Maarif Mendapat Gelar Pahlawan Nasional Banjir Dukungan
Tag
Berita Terkait
-
Usulan Agar Cendekiawan Muslim Buya Syafii Maarif Mendapat Gelar Pahlawan Nasional Banjir Dukungan
-
Cerita Hadiah Karikatur Mantan Pejuang Kemerdekaan di Solo Menyambut Hari Pahlawan, Ada Pesan Menyentuh
-
Mengenal KH Ahmad Sanusi Pahlawan Tanah Pasundan, Puluhan Anak di Bandung Timba Ilmu di Gubuk Reyot
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar