Suara.com - Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan partainya mendukung usulan agar cendekiawan muslim Buya Syafii Maarif mendapatkan gelar pahlawan nasional.
"(Beliau) selalu menekankan, jalankanlah politik inklusif. Kita hormati pluralitas, kebhinnekaan. Karena hakikat bangsa kita seperti itu. Jangan lupa kita merawat Islam dan kebangsaan dalam satu tarikan napas," kata Eddy, hari ini.
Usulan gelar pahlawan untuk Buya Syafii datang dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung, kemudian dari DPP Garda Pemuda Nasional Demokrat.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta Gita Danu Pranata menilai usulan itu sudah tepat.
"Sangat mendukung dan sangat berupaya untuk dapat mengangkat Buya Syafii sebagai pahlawan nasional, kita semuanya tahu peran-peran kebangsaan, peran-peran keumatan, dan pengakuan dari masyarakat sangat besar terhadap Buya Syafii," katanya.
Perjuangan Buya Syafii dalam membangun kerukunan antar-umat beragama tidak hanya diakui di kancah nasional. Selain pernah menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii juga pernah menjabat Presiden Konferensi Dunia Agama untuk Perdamaian (World Conference on Religion for Peace).
"Sampai sekarang yang mengenang jasa perjuangan buya kan banyak sekali, termasuk dari umat agama lain," ujar dia.
Berita Terkait
-
Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi
-
Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan
-
Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna