Suara.com - Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan partainya mendukung usulan agar cendekiawan muslim Buya Syafii Maarif mendapatkan gelar pahlawan nasional.
"(Beliau) selalu menekankan, jalankanlah politik inklusif. Kita hormati pluralitas, kebhinnekaan. Karena hakikat bangsa kita seperti itu. Jangan lupa kita merawat Islam dan kebangsaan dalam satu tarikan napas," kata Eddy, hari ini.
Usulan gelar pahlawan untuk Buya Syafii datang dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung, kemudian dari DPP Garda Pemuda Nasional Demokrat.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta Gita Danu Pranata menilai usulan itu sudah tepat.
"Sangat mendukung dan sangat berupaya untuk dapat mengangkat Buya Syafii sebagai pahlawan nasional, kita semuanya tahu peran-peran kebangsaan, peran-peran keumatan, dan pengakuan dari masyarakat sangat besar terhadap Buya Syafii," katanya.
Perjuangan Buya Syafii dalam membangun kerukunan antar-umat beragama tidak hanya diakui di kancah nasional. Selain pernah menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii juga pernah menjabat Presiden Konferensi Dunia Agama untuk Perdamaian (World Conference on Religion for Peace).
"Sampai sekarang yang mengenang jasa perjuangan buya kan banyak sekali, termasuk dari umat agama lain," ujar dia.
Berita Terkait
-
Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan
-
Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya
-
DPR Siap Dukung Kebijakan Efisiensi Prabowo, Termasuk WFH dan Pemotongan Gaji Pejabat
-
Sodorkan Zulhas Dampingi Prabowo, PAN Sedang Cek Ombak atau Serius?
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan