Suara.com - Ikatan Pilot Indonesia (IPI) melakukan berbagai kampanye dalam memperingati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan pada Jumat (25/11/2022).
Dalam memperingati hari tersebut, IPI menyebutkan pihaknya sepakat bahwa perempuan berhak merasa aman dan bebas dari kekerasan di lingkungan kerja termasuk di lingkungan Aviasi.
"IPI mengakomodir keresahan teman-teman pilot perempuan dengan menyusun template campaign melalui sosial media seperti instagram dan grup-grup yang sudah ada," kata Komite Woman Pilot IPI, Mellisa Anggiarti saat dihubungi Suara.com, Jumat (25/11/2022).
Kampanye tersebut yang nantinya menurutnya bakal jadi titik awal IPI dalam mendampingi pilot-pilot melawan kekerasan.
"Campaign ini yang nantinya akan menjadi titik berangkat IPI mendampingi teman-teman pilot menempuh step-step konkret kepada penciptaan suasana kerja yang aman dari kekerasan seksual," imbuhnya.
Soal langkah pencegahan kekerasan perempuan, IPI juga melakukan berbagai workshop dan edukasi.
"Ada usaha pencegahan seperti diadakannya workshop dan edukasi melalui sylabus tentang kekerasan seksual, serta perusahaan atau flying school memiliki aturan yang jelas mengenai penanganan dan sanksi-sanksi tegas untuk pelaku yang tidak pandang bulu," ungkap Melissa.
Kendati sudah ada langkah pencegahan, Melissa menyebutkan bahwa ruang lingkup IPI untuk menangani kekerasan masih terbatas.
"Karena belum adanya SOP yang konkret dan sedang kita akan usahakan melalui campaign ini," kata Melisssa.
Baca Juga: Tragis! Bocah SD Koma di Rumah Sakit Pasca Dikeroyok Kakak Kelas
"Namun IPI akan berkomitmen untuk memberikan support dan rekomendasi kepada pihak maskapai yangg menangani kasus tersebut apabila IPI menerima aduan."
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra