Suara.com - Gunung berapi aktif terbesar dunia yang terletak di Hawaii, Mauna Loa, meletus untuk pertama kalinya dalam hampir empat dekade.
Seperti diberitakan BBC, Mauna Loa meletus pada Minggu (27/11) pukul 23.30 waktu setempat di Moku'aweoweo, yang merupakan puncak kaldera dari gunung itu.
Letusan itu terjadi setelah munculnya peringatan mengenai kemungkinan letusan usai serangkaian gempa bumi terjadi di daerah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Sebagian besar lahar dilaporkan masih berapa di dalam puncak, tetapi penduduk sekitar telah mendapat peringatan siaga serta informasi. Otoritas juga sempat mengeluarkan peringatan mengenai potensi abu vulkanik, yang kini telah dicabut.
Namun, pihak berwenang belum mengeluarkan perintah evakuasi karena daerah berpenduduk diperkirakan belum akan terdampak.
Meski demikian, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) juga mengingatkan bahwa situasi dapat berubah dengan cepat.
"Berdasarkan kejadian di masa lalu, tahap awal letusan Mauna Loa bisa sangat dinamis … lokasi serta aliran lahar dapat berubah dengan cepat," kata USGS.
Jika letusan keluar dari dinding puncak kaldera, aliran lahar bisa "bergerak turun dengan cepat", badan itu menambahkan.
Mauna Loa, yang terletak di dalam Taman Nasional Gunung Api Hawaii, mencakup separuh wilayah negara bagian itu. Gunung berapi setinggi 13.679 kaki (4.169 m) di atas permukaan laut ini membentang seluas lebih dari 2.000 mil persegi (5.179 km persegi).
Menurut USGS, Mauna Loa telah meletus 33 kali sejak 1843. Letusan terakhir, yang terjadi pada tahun 1984 menyebabkan aliran lahar hingga lima mil di Hilo, yang merupakan kota terpadat di pulau itu.
Mauna Loa merupakan gunung berapi aktif terbesar di dunia. Walaupun terdapat beberapa gunung berapi lain yang berukuran lebih besar, gunung-gunung itu tidak meletus dalam jangka waktu yang lama sehingga dianggap tidak aktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!