/
Selasa, 06 September 2022 | 16:44 WIB
Hari Tanpa Bayangan (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Indonesia akan kembali mengalami Hari Tanpa Bayangan. Apakah Hari Tanpa Bayangan itu? 

Indonesia membentang dari 6 derajat lintang utara hingga 11 derajat lintang selatan dan dibelah dua oleh garis khatulistiwa. Dengan letak geografis ini, matahari akan berada di atas Indonesia dua kali dalam setahun.

Tahun 2022 ini, fenomena pertama Hari Tanpa Bayangan telah terjadi pada akhir Februari hingga awal April. Sedangkan yang kedua akan berlangsung pada 6 September hingga 21 Oktoer 2022.

Untuk tahu apa itu Hari Tanpa Bayangan, simak penjelasan ini.

Menurut Pusat Penelitian Sains dan Antariksa Institut Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Andi Pangerang, Hari Tanpa Bayangan adalah ketika posisi matahari berada di atas Indonesia, tidak ada bayangan yang terbentuk oleh benda tegak dan berongga di tengah hari.

Hari Tanpa Bayangan itu terjadi dua kali dalam satu tahun, untuk tempat-tempat yang berlokasi di antara +23.5 dan -23.5 derajat lintang. 

Matahari hampir tidak pernah tepat di atas kepala pada siang hari, tetapi biasanya transit sedikit lebih rendah di ketinggian, sedikit ke utara atau sedikit ke selatan.

Rotasi Bumi cenderung pada 23,5 derajat ke bidang revolusinya di sekitar matahari. Ini juga berarti bahwa matahari berada di titik tertinggi hari itu, akan bergerak 23,5 derajat selatan khatulistiwa langit ke 23,5 derajat khatulistiwa (Uttarayan), dan kembali lagi (Dakshinayan), dalam setahun.

Tentu saja, titik paling utara dan selatan adalah dua titik balik matahari, dan penyebrangan matahari melintasi khatulistiwa adalah dua ekuinoks.

Baca Juga: Sosok Kombes Agus Nurpatria, Putra Sunda, Anak Buah Ferdy Sambo yang Terancam Dipecat dalam Sidang Etik

Sementara itu, orang Hawaii menyebut fenomena Hari Tanpa Bayangan sebagai Lahaina Noon. Hawaii adalah satu-satunya negara bagian di Amerika Serikat dimana fenomena ini terjadi, dua kali setiap tahun. Tetapi itu bukan satu-satunya lokasi di bumi di mana ini terjadi.

Faktanya, di Indonesia pun bisa terjadi, dimana matahari tidak membuat bayangan sama sekali. Titik itu terus bergerak melintasi permukaan bumi, saat ini planet berputar. 

Mungkin sekarang di tengah kelautan, atau di padang pasir, atau ditempat yang tidak jelas dimana fenomena itu sulit untuk diamati atau tidak ada yang memperhatikannya, fenomena tanpa bayangan sedang berlangsung.

Itulah penjelasan apa itu Hari Tanpa Bayangan yang dikumpulkan dari berbagai sumber.

Sumber: Suara.com 

Load More