Suara.com - Kantor berita China melaporkan mantan presiden Jiang Zemin meninggal dunia pada usia 96 tahun.
Jiang Zemin dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (30/11) pada pukul 12.13 waktu setempat karena leukemia dan kegagalan multiorgan. Al Jazeera menyebut kantor berita Xinhua merilis surat kematian sang mantan presiden yang dibuat oleh Partai Komunis China, parlemen, kabinet, dan militer.
“Kematian Kamerad Jiang Zemin merupakan kehilangan yang tak ternilai bagi Partai kami dan militer kami dan orang-orang dari semua kelompok etnis,” sebut surat itu.
Jiang menjadi presiden China dari tahun 1993 hingga 2003, dan ia memimpin negara dalam berbagai perubahan bersejarah, termasuk kembalinya Hong Kong dari kekuasaan Inggris pada tahun 1997 dan bergabungnya China ke dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada tahun 2001.
Usai kematian Jiang, bendera di Partai Komunis China dan gedung-gedung pemerintahan di China dan di seluruh dunia akan dikibarkan setengah tiang.
Perintah tersebut akan mulai berlaku dari hari Rabu hingga tanggal pemakamannya, yang belum diumumkan, sebut stasiun televisi China, CCTV.
Berita Terkait
-
Mantan Perdana Menteri China Jiang Zemin Meninggal Dunia, Bendera Setengah Tiang Berkibar
-
Fenomena Langit Merah Darah di China, Kiamat Dimulai? Ini Penjelasan Ilmiahnya
-
Mantan Presiden China Jiang Zemin Meninggal Karena Leukemia, Kenali Bahayanya
-
China akan Tindak Tegas 'Kekuatan Musuh' usai Meluasnya Protes Covid pada Akhir Pekan
-
Polemik Kebijakan Lockdown di China: Demo Besar-besaran, Rakyat Desak Xi Jinping Mundur
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan
-
Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi
-
Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket
-
Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus
-
Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya
-
Gosip Panas! Isi Chat Mesra Emmanuel Macron ke Aktris Iran Berujung Ditampar Istri
-
Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas
-
Peneliti Temukan Hubungan Krisis Iklim dan Konflik Bersenjata Lebih Kompleks dari Dugaan
-
Kawal Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya Jaga Ketat 860 Gereja Hari Ini
-
Gaji Hakim Indonesia Tertinggi di ASEAN? Ini Perbandingannya dengan Malaysia dan Singapura