Suara.com - Kabar duka datang dari negeri Tirai Bambu. Mantan Presiden China Jiang Zemin meninggal dunia pada usia 96 tahun di Shanghai, Rabu.
Ia meninggal dunia akibat akibat leukimia dan kegagalan multi-organ. Dikutip dari ANTARA, Berita kematian Sekretaris Jenderal Partai Komunis China (CPC) periode 1989-2022 itu diumumkan secara tertulis oleh Komite Sentral CPC bersama Komite Tetap Kongres Nasional Rakyat China (NPC), Komite Nasional Majelis Konsultasi Politik Rakyat China (CPPCC), Dewan Pemerintahan, dan Komisi Militer Pusat (CMC) di Beijing.
Kabar duka itu langsung disebar kepada seluruh kader partai, personel militer, dan rakyat China dari semua kelompok etnis, demikian media resmi China.
Jiang Zemin yang memerintah China selama dua periode pada 1993-2003 itu meninggal pada pukul 12.13 waktu setempat.
Leukemia adalah kanker sel darah. Ada beberapa kategori luas sel darah, termasuk sel darah merah (RBC), sel darah putih (WBC), dan trombosit. Secara umum, leukemia mengacu pada kanker sel darah putih.
Prospek jangka panjang untuk orang yang menderita leukemia tergantung pada jenis kanker yang mereka miliki dan stadium mereka saat didiagnosis. Semakin cepat leukemia didiagnosis dan semakin cepat diobati, semakin besar peluang Anda untuk sembuh.
Beberapa faktor, seperti usia yang lebih tua, riwayat kelainan darah di masa lalu, dan mutasi kromosom, dapat memengaruhi pandangan secara negatif.
Menurut NCI, jumlah kematian akibat leukemia turun rata-rata 1,7 persen setiap tahun dari 2009 hingga 2018. Tingkat kelangsungan hidup 5 tahun (atau persen orang yang bertahan hidup setidaknya 5 tahun setelah menerima diagnosis) adalah 65 persen dari tahun 2011 hingga 2017.
Namun, penting untuk dicatat bahwa angka ini mencakup orang-orang dari segala usia dan semua bentuk leukemia. Itu tidak memprediksi hasil untuk satu orang. Bekerjalah dengan tim medis Anda untuk mengobati leukemia dan cari tahu pandangan spesifik Anda. Ingatlah bahwa situasi setiap orang berbeda.
Baca Juga: Ulasan Film Let Life Be Beautiful, Remaja 14 Tahun Berjuang Melawan Leukemia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya