/
Rabu, 30 November 2022 | 16:50 WIB
Fenomena langit merah dawah di China disangka kiamat. Berikut penjelasan ilmiah langit merah darah di China. (Twitter/OTerrfying)

SuaraSoreang.id - Viral sebuah video yang menunjukkan langit China yang berwarna merah darah yang dinilai misterius.

Video ini diunggah pemilik akun Twitter @OTerrfying, Selasa (29/11/2022). Terlihat warga yang terekam terlihat panik dengan kondisi langit warna merah darah tersebut.

Fenomena langit merah darah yang terekam dalam sebuah video itu terjadi pada Sabtu, 7 Mei 2022 lalu di Zhousan China.

Sempat trending di media sosial China, Weibo yang merekam langit warna merah darah itu dari berbagai penjuru di Zhousan.

Banyak yang melontarkan gurauan jika fenomena ini merupakan permulaan kiamat dan pemikiran apokaliptik lainnya.

Zhoushan merupakan salah satu kota terbesar di China. Letaknya berada di pantai Laut China Timur.

Dengan jumlah penduduk sebanyak 1,1 juta orang, sebagian besar warganya bermata pencaharian yang berkaitan dengan industri perikanan.

Mengapa Langit China Berwarna Merah Darah?

Di balik fenomena langit China warna merah darah ini tentu memiliki alasan yang bisa dijelaskan secara ilmiah.

Menurut salah satu media China, Global Times, kondisi ini terjadi akibat cuaca lembab dan kabut yang memantulkan cahaya merah dari kapal penangkap ikan.

Baca Juga: Kampung Susun Bayam jadi Polemik, PDIP: Anies Tinggalkan Bom Waktu

Diketahui, para pencari ikan di Zhousan memang kerap kali menggunakan LED merah untuk pencahayaan di malam hari.

Berbeda dengan penjelasan tersebut, masyarakat tetap bertanya-tanya dan kritis dengan menyebutkan jika fenomena langit merah ini terjadi akibat aktivitas yang mencurigakan. Misalnya karena pengujian senjata atau polusi.

Di samping itu, ada juga pihak yang menyamakan fenomena ini dengan kejadian di tahun 1770 ketika langit berwarna merah darah selama sembilan hari karena aktivitas matahari.

Namun, asumsi tersebut dibantah oleh ahli yang mengungkapkan jika tidak ada anomali substansial dalam aktivitas matahari.

Hal ini juga yang sekaligus menepis dugaan fenomena langit merah darah yang terjadi karena aktivitas matahari.

Selain itu, ada juga pihak yang menduga akibat kebakaran besar di hutan. Namun, tak ditemukan kebakaran hutan terjadi yang dilaporkan.(*)

Sumber: Global Timer, Twitter/OTerffying

Load More