Suara.com - Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan ketika sedang berjuang bersama tidak ada istilah atasan dan bawahan.
Hal itu dikatakan Prabowo dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Pakuan di Jawa Barat, hari ini.
Prabowo mengatakan bahwa dia bangga Sufmi Dasco Ahmad dikukuhkan menjadi Profesor Bidang Ilmu Hukum.
Sufmi Dasco adalah pimpinan DPR yang juga menjabat Ketua Harian dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.
"Kita dalam kehidupan bermasyarakat kalau kita berjuang bersama tidak ada atasan dan bawahan," kata Prabowo.
Prabowo mengatakan ketika dia diterima menjadi tentara, pada hari pertama, didoktrin tentang sesama tentara adalah kawan seperjuangan.
"Jadi kalau kita berjuang bersama, kalau kita memiliki tujuan yang sama, kalau kita memperjuangkan nilai yang sama, kita menjadi kawan seperjuangan," kata Prabowo.
"Kawan seperjuangan itu yang saya katakan tadi tidak melihat posisi dan tidak mementingkan duduk di baris depan atau di paling belakang," Prabowo menambahkan.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Tanpa Jokowi Nyungsep, Anies Baswedan Melejit
Berita Terkait
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan
-
Prabowo Bersedia ke Korea Utara, Apakah Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Korut?
-
Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO
-
Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan
-
Prabowo Bilang Banyak Pemuda Idap Kanker karena Atap Rumah Asbes: Kembali Pakai Ijuk
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan