Apa Status Peserta yang Lolos Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2? Belum Tentu Pegawai Tetap - Ilustrasi pekerjaan. (Pixabay)
- Registrasi Online: 1 - 7 Desember 2022
- Tes Online Tahap 1 (Tes Kompetensi Dasar dan Akhlak): 21 - 28 Desember 2022
- Tes Online Tahap 2 (Tes Bahasa Inggris): 8 - 10 Januari 2023
- TKB, Wawancara dan MCU sesuai masing-masing BUMN: 20 - 28 Januari 2023
- Inaugurasi: 31 Januari 2023
Tahapan Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Batch 2
Setelah proses pendaftaran, pelamar akan diseleksi berdasarkan administrasi. Pastikan kelengkapan syarat dan dokumen pendukung sudah anda unggah dengan lengkap di portal Rekrutmen Bersama BUMN.
Jika dinyatakan lolos seleksi administrasi, anda harus mengikuti tahap berikutnya, yaitu TKD. Tahapan Tes Rekrutmen Bersama BUMN 2022 dimulai dari:
- Seleksi Administrasi
- Tes Kemampuan Dasar (TKD) & AKHLAK
- Tes Bahasa Inggris & Digital Mindset
- Tes Kemampuan Bidang (TKB), Wawancara dan MCU yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing BUMN
Setiap tahapan menggunakan sistem gugur. Hanya kandidat yang lulus setiap tahapan yang memenuhi kualifikasi untuk mengikuti tahapan selanjutnya.
Seperti itulah penjelasan seputar Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 tahun 2022 termasuk tentang status kepegawaiannya, apakah langsung pegawai tetap atau kontrak.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua