Suara.com - Beberapa Menteri di kabinet Presiden Joko Widodo tampak hadir di acara siraman Kaesang Pangarep. Kehadiran para menteri ini tak hanya menarik perhatian tapi juga kritik.
Pasalnya, hari ini baru dilakukan siraman bukan acara inti pernikahan Kaesang dan Erina Gudono, tapi para menteri sudah terlihat datang di lokasi acara.
Kritikan ini terlontar dari pengamat komunikasi politik, Jamiluddin Ritonga. Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Jamiluddin menilai bahwa tugas menteri untuk urusan kenegaraan, bukan untuk urusan pribadi. Para menteri tersebut dinilai sudah melakukan korupsi waktu.
"Saat jam kerja, idealnya tidak boleh menggunakan waktu dan pikiran di luar tugas dan fungsinya " ujar Jamiluddin pada Selasa (6/12/2022).
"Jadi, sangat aneh bila menteri menangani kenduri pernikahan," sambungnya.
Lantas siapa saja para menteri yang sudah hadir di acara siraman Kaesang tersebut?
Usai prosesi pemasangan bleketepe oleh Presiden Jokowi, terlihat Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan beserta istri yang sudah hadir.
Ada pula Menko Polhukam Mahduf MD beserta istri, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan suami, serta Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto dan istri yang juga terlihat hadir.
Sebelumnya, sudah ada Menteri BUMN Erick Thohir yang meninjau persiapan acara tasyakuran pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono di Pura Mangkunegaran, Kamis (8/12/2022).
Baca Juga: Intip Souvenir Pengajian Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Solo
Kedatangannya ke Solo juga untuk memastikan semua pelayanan tamu dapat berjalan dengan baik saay acara tasyakuran.
Karena ini sudah mendapatkan mandat dari Presiden Jokowi, untuk pembagian tamu undangan baik VVIP dan VIP tidak akan terpaku pada satu sesi saja.
Putra bungsu Presiden Jokowi diketahui akan melakukan akad nikah dengan Erina Gudono pada Sabtu (10/12/2022). Sementara di hari Minggu akan ada rangkaian acara tasyakuran dilaksanakan di Surakarta.
Tag
Berita Terkait
-
Intip Souvenir Pengajian Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Solo
-
Erina Gudono Beberkan Perjalanan Kisah Cintanya dengan Kaesang Pangarep, Dari Cuek Hingga Lengket
-
Tamu Undangan Dilarang Pakai Batik Parang, Kaesang Pangarep: Kita Kan Cuman Rakyat Biasa
-
Postingan Bijak Felicia Tissue Jadi Sorotan, Publik Gaduh Kaitkan Hubungannya dengan Kaesang
-
5 Hal yang Dilarang di Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!