Suara.com - Ditinggal orang tua pergi dari dunia ini selama-lamanya adalah luka terberat bagi seorang anak. Hal itu sedang dirasakan oleh perempuan yang unggahannya viral di media sosial.
Perempuan yang tak disebutkan namanya membagikan momen sedih setelah ditinggal sang ibu. Kini dia tinggal bersama ayahnya.
Setelah kepergian bidadari di keluarganya tersebut, banyak hal yang perlahan-lahan juga ikut menghilang. Salah satunya tradisi nasi kuning saat perempuan itu ulang tahun.
Dia mengaku sang ibu meninggal pada Oktober tahun ini.
"Sebelum ibu meninggal biasanya dimasakin nasi kuning tiap ultah," tulis curhatan perempuan yang diposting ulang pada akun Twitter @Automated dikutip pada Jumat. (9/12/2022).
Di balik kesedihannya itu, dia justru semakin dibuat menangis sampai bercucuran air mata atas perlakuan ayahnya. Pasalnya, sang ayah tak melupakan hari ulang tahunnya, padahal ayah juga masih berduka.
"Dia masakin mie sebelum berangkat kerja padahal kira lupa karena masih sedih ibu meninggal. Bener-bener dibikin nangis semaleman," tuturnya.
Perempuan tersebut juga mengunggah percakapan dirinya dengan sang ayah di pesan WhatsApp (WA).
Berikut pesan WA ayah:
Baca Juga: Raffi Ahmad Cengengesan Staminanya Dipuji Nagita Slavina, Netizen: Setahun Lagi Cipung Pensiun
"Selamat ulang tahun genduk wadon anaknya bapak. Bapak doa semoga Lita sukses jalannya mudah-mudahan jadi orang sukses nusa bangsa. Aamiin. Tahun depan bapak belajar masak nasi kuning ya mbak Lita," ucap sang ayah.
Tak sedikit warganet yang meninggalkan komentar pada unggahan itu. Warganet pun turut mengucapkan selamat ulang tahun.
"Selamat ulang tahun ya untuk kamu. Semoga sehat selalu dan dilancarkan semua urusannya. Insya Allah ibumu sudah tenang di sana ya," kata neter.
"Aaaaaa senderrrr, selamat ulang tahun ya. bapaknya keren banget, semoga beliau selalu diberi kesehatan dan sender juga. selamat ulang tahun sekali lagi sender," ujar netizen.
"Selamat ulang tahun, semoga kamu tumbuh menjadi orang sukses & membahagiakan orang tuamu ya," cuit publik.
"kamu beruntung punya bapak yg sgt perhatian. Jujur iri bgt, tulisan dr bapakmu bikin nangis. Sehat2 ya untuk bapak dan sender," ungkap warganet.
Berita Terkait
-
Shop&Drive Serahkan Hadiah Utama Daihatsu Rocky untuk Pelanggan Setia
-
Raffi Ahmad Cengengesan Staminanya Dipuji Nagita Slavina, Netizen: Setahun Lagi Cipung Pensiun
-
Gara-Gara Viral Mahar Sertifikat Rumah, Orang Tua Khawatir Adik-Adik Yessy Di-Bully
-
Adipati Dolken Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Warganet Salfok dengan Namanya: Ningrat Banget!
-
Ayah Mutilasi Anak Kandung di Indragiri Hilir Divonis Hukuman Mati
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan