Suara.com - Pernah melihat jalan rusak di sekitar rumah Anda? Pasti Anda resah dan bertanya-tanya, 'lapor jalan rusak ke mana?'. Jika jalan tersbeut rusak berat, sebaiknya segera lapor ke PUPR untuk segera ditangani. Begini cara lapor jalan rusak ke PUPR.
Berdasarkan postingan di akun instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR), begini cara lapor jalan rusak.
Cara lapor jalan nasional yang rusak ke PUPR
1. Download aplikasi Jalan Kita untuk melaporkan kerusakan jalan.
2. Buat akun dengan klik "buat akun", masukkan nama lengkap, nomor telepon, dan email yang aktif.
3. Masukkan kata sandi, pilih "simpan".
4. Aplikasi secara otomatis akan mengarah ke tampilan awal
5. Log in kembali dengan email dan kata sandi yang sudah dibuat tadi, klik "Masuk"
6. Klik simbol "+" untuk mmebuat laporan jalan rusak.
Baca Juga: PUPR Minta Pemda Cianjur Secepatnya Tetapkan Lokasi Pembangunan Rumah Buat Korban Gempa
7. Anda akan diminta untuk melampirkan foto atau video jalan rusak, maka siapkan terlebih dahulu materinya dalam bentuk foto dan video.
8. Selanjutnya Anda akan diminta untuk menandai jalan yang rusak dengan menitik lokasi jalan yang rusak. Untuk itu, ketuk "jalan" supaya tertandai.
9. Centang pilihan "ya" atau "tidak" untuk menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan dampak dari kerusakan.
10. Masukkan catatan berupa detail laporan, seperti keadaan jalan dan lain sebagainya.
11. Klik "kirim" sebagai langkah terakhir melaporkan jalan rusak ke PUPR.
Cara lapor jalan provinsi, kabupaten/kota, maupun jalan desa yang rusak
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat