9. Setelah semua barang-barang (brenong kepang) itu diterangkan satu persatu, pertengkaran pun memuncak dan terjadilah peperangan.
10. Pada saat puncaknya Suro Langu sebagai juru Begal mengayunkan pedang kayu (pedang wlira) tepat mengenai kendi dan pecahlah kendi yang di bawa oleh Suro Genthong sebagai pembawa brenong kepang.
11. Berebutlah para penonton ikut mengambil barang-barangnya.
12. Selesai perebutan diakhiri dengan gendhing eling-eling yang berarti selesai pula pertunjukan Begalan. Sedangkan pengantin melanjutkan serangkaian upacara berikutnya.
Makna prosesi Begalan
Makna prosesi Begalan bisa dilihat dari barang-barang yang dibawa sebagai simbol berikut ini.
1. Pikulan
Simbol keseimbangan peran dalam rumah tangga sebagai pasangan suami istri.
2. Iyan, berupa tampah berbentuk segi empat
Baca Juga: Ekspresi Jokowi Tertatih-tatih Gendong Putranya saat Prosesi Siraman, Kaesang: Udah Kasihan Bapak
Simbol nasehat agar pasangan suami istri dapat bersoialisasi dengan masyarakat dan lingkungan sekitar.
3. Pedhang Wlira
Simbol yang ditujukan kepada suami, berisi nasehat agra ia bisa melindungi keluarganya dari bahaya yang mengancam.
4. Irus
Simbol yang berisi nasehat agar seseorang yang berumah tangga bisa menjauhkan diri dari godaan yang dapat meretakkan hubungan rumah tangga.
Demikian itu penjelasan tentang prosesi begalan dalam pernikahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara