Suara.com - Pada libur Natal 2022 dan Tahun 2023, PT. KAI Daop 1 Jakarta melakukan pengaturan pola operasi khusus untuk keberangkatan 7 KA dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Nantinya, akan ada 7 KA yang akan berhenti di Stasiun Jatinegara dam Stasiun Karawang.
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, mengatakan kebijakan tersebut berlaku mulai tanggal 22 sampai 31 Desember 2022 mendatang. Kata dia, ada 3 KA berhenti melayani naik turun penumpang di Stasiun Jatinegara dan 4 KA lainnya di Stasiun Karawang untuk melayani naik turun penumpang.
"Hal ini dilakukan untuk mengakomodir dan memudahkan calon penumpang yang akan menggunakan KAJJ di area Daop 1 Jakarta sehingga memiliki stasiun alternatif untuk melakukan proses pemeriksaan tiket dan naik KA serta menghindari kepadatan di Stasiun Gambir dan Pasar Senen," kata Eva dalam keterangannya, Senin (19/12/2022).
Eva menambahkan, waktu keberangkatan KA dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen tidak mengalami perubahan. Sehingga, penumpang yang memilih naik dari Stasiun Jatinegara atau Karawang dapat menyesuaikan waktu kedatangannya.
"Pengaturan pola operasi khusus tersebut hanya berlaku untuk layanan naik dan turun penumpang, namun tidak berlaku untuk pembelian tiket," beber dia.
Jika pengguna ingin membeli tiket pada 7 KA tersebut, lanjut Eva, maka tetap memilih relasi keberangkatan awal yakni dari Stasiun Pasar Senen atau Stasiun Gambir.
Hanya saja, pada saat akan naik sesuai jadwal perjalanan pada 7 KA tersebut, pengguna dapat melakukan proses boarding dan naik dari Stasiun Jatinegara atau Stasiun Karawang.
"Perlu diperhatikan bahwa tidak ada loket penjualan tiket KA Jarak Jauh di Stasiun Jatinegara," kata Eva.
Daop 1 Jakarta juga mengingatkan kepada para pengguna jasa KA yang akan berangkat agar memperhatikan kembali persyaratan terbaru. Hal itu merujuk dengan penerbitan surat edaran terbaru dari Kementerian Perhubungan Nomor 84 Tahun 2022 yang berlaku mulai 30 Agustus 2022.
Baca Juga: KAI Berhasil Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif Terbaik Kategori BUMN
Berikut 3 KA keberangkatan Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen yang berhenti melayani naik penumpang di Stasiun Jatinegara:
- KA 7004A Argo Muria Tambahan tujuan Semarang Tawang, berangkat dari St Gambir pukul 00.35 WIB.
- KA 7026B Taksaka Tambahan tujuan Yogyakarta, berangkat dari St Gambir pukul 23.45 WIB.
- KA 252A Majapahit tujuan Malang, berangkat dari St PasarSenen pukul 20.10 WIB.
Berikut 4 KA keberangkatan Stasiun Pasar Senen yang berhenti melayani naik turun penumpang di Stasiun Karawang:
- KA 7032A Kertajaya Tambahan tujuan Surabaya Pasarturi, berangkat dari St PasarSenen pukul 05.30 WIB.
- KA 7034A Brantas Tambahan tujuanBlitar, berangkat dari St PasarSenen pukul 12.05 WIB.
- KA 258C Jaka Tingkir tujuanPurwosari, berangkat dari St Pasar Senen pukul 12.50 WIB.
- KA 310A Tawang Jaya tujuan Semarang Poncol, berangkat dari Stasiun PasarSenen pukul 21.40 WIB.
Selain itu juga terdapat 4 KA kedatangan Stasiun Pasar Senen berhenti di Stasiun Karawang yang hanya melayani turun penumpang, yakni:
- KA. 7031a Kertajaya Tambahan relasi Pasarturi - Pasarsenen.
- KA. 7033a Brantas Tambahan relasi Blitar - Pasar Senen.
- KA 257c Jaka Tingkir relasi Purwosari - Pasar Senen.
- KA 309a Tawang Jaya relasi Semarang Poncol - Pasar Senen.
Berita Terkait
-
Tim Inafis Mabes Polri Turun Tangan Selidiki Kecelakaan Kereta Cepat Bandung
-
Warga Purworejo Tewas Tersambar Kereta di Kebumen, Kok Bisa?
-
Duduk-duduk Dekat Rel Sambil Telponan, Wanita di Medan Tewas Diserempet Kereta Api
-
KAI Berhasil Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif Terbaik Kategori BUMN
-
KA Bandara Yogya Disesuaikan Dengan Kedatangan Pesawat Saat Libur Akhir Tahun
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Profil Bripda Muhammad Rio: Eks Brimob Polda Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia
-
KPK Soroti Pengadaan 105 Ribu Mobil India Mahindra oleh Agrinas: Waspada Praktik Pengondisian
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Sekretaris Eks Mendikbudristek Sebut Nadiem Makarim Larang Rekam Semua Rapat Daring
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!