"Terus Yosua (jawab) 'Apa? Apa?' kalau nggak salah bahasanya seperti itu, terus Bapak teriak 'Hajar Chad! Hajar Chad!' ditembak langsung Yosua. Setelah ditembak, nggak tahu berapa kali tembakan, Yosua jatuh telungkup," kata Kuat.
Saat itu, gelagat Ferdy Sambo membuat Kuat takut. Sebab, setelah Brigadir J jatuh, ia melihat Sambo langsung menoleh ke belakang dengan tatapan marah sebelum mengambil senjata dari tubuh Yosua. Sambo, lanjutnya, bertanya apakah ada lagi yang mau ditembak.
"Setelah itu Bapak, yang tadi saya bilang, nengok ke belakang gitu kayak... 'Lho, lho, lho, siapa lagi yang mau ditembak?' Saya sempat ketakutan pada waktu itu," ujar Kuat.
Momen Chuck Lihat Yosua Masih Hidup
Pada hari Selasa (12/7/2022) pukul 20.30 WIB, Chuck yang dimarahi Sambo mengontak Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, Baiquni Wibowo untuk menyalin dan melihat isi dari DVR CCTV. Hal ini diungkap dalam sidang Rabu (19/10/2022).
Baiquni yang sempat ragu karena perintah itu melawan hukum, menyalin isi rekaman ke sebuah laptop yang dihubungkan dengan kabel HDMI. Adapun datanya kemudian ditunjukkan kepada Chuck pada Rabu (13/7/2022) sekitar pukul 02.00 WIB.
Chuck kemudian melapor ke Arif Rahman yang kebetulan berada di rumah dinas Ferdy Sambo. Mereka bersama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ridwan Soplanit menonton rekaman CCTV itu.
Chuck menyadari Yosua masih hidup. Baiquni kemudian memutar ulang rekaman tersebut di menit 17.07 sampai 17.11 dan mendapati Yosua berjalan di rumah dinas Sambo. Merasa ketakutan, Arif langsung menelepon Hendra Kurniawan.
Ngamuk Begitu Tahu Richard Dicecar Penyidik
Baca Juga: Dua Ahli Batal Bersaksi di Sidang Kasus Sambo Dkk Hari Ini, Jaksa Hadirkan Saksi Lain, Siapa?
AKP Rifaizal Samual dan jajaran tim penyidik juga sempat diamuk oleh Sambo saat melakukan olah TKP di rumah Duren Tiga. Samual menyampaikannya saat bersaksi dalam sidang Kamis (3/11/2022).
Samual mengaku bahwa dirinya dan tim penyidik dimarahi Sambo karena mencecar Richard. Sambo disebutnya tidak terima jika mantan ajudannya itu diinterogasi berlebihan demi mengaku telah benar-benar menembak Yosua.
"Kamu bisa gak nanyanya jangan kenceng-kenceng sama Richard, dia sudah bela keluarga saya," ucap Samual menirukan amukan Sambo.
"'Kalau kamu nanyanya begitu, dia baru mengalami peristiwa membuat psikologisnya terganggu. Bisa ya?' Siap bisa jenderal," imbuh Samual.
Ngamuk Jika Mobilnya Berjalan Dekat Motor
Richard Eliezer mengungkapkan karakter Ferdy Sambo yang kerap marah di dalam mobil apabila sedang menempuh perjalanan. Kemarahan itu muncul jika ada sepeda motor yang berdekatan dengan mobilnya.
"Kalau ada pas ada di jalan terus ada motor yang ke arah mendekati mobil biasanya beliau agak marah," ucap Richard di ruang utama PN Jaksel, Rabu (30/11/2022).
Richard kembali menjelaskan bahwa Ferdy Sambo akan marah jika mobilnya terlalu berdekatan dengan motor lantaran takut menabrak. Ia kemudian mengaku pernah dimarahi karena melakukan hal tersebut.
Tampak Kesal dengan Putri
Sebuah potongan video di persidangan yang menampakkan soal gelang, ekspresi Ferdy Sambo menjadi sorotan publik. Unggahan ini diperoleh dari akun TikTok @flamboyan075, yang menyebut Sambo terlihat marah dengan istrinya.
Ferdy Sambo berdiri di depan Putri Candrawathi, berbicara sesuatu kemudian berbalik dengan wajah yang kesal. Dalam video dari unggahan akun TikTok tersebut tertulis "Dia memang marah di sini tapi entah apa".
Adapun momen ini terjadi saat kuasa hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy menunjukkan bukti bahwa gelang seseorang yang memberi uang setelah Yosua tewas mirip seperti milik Putri Candrawathi.
Tampak tidak terima, Putri langsung menyangkal. Ia mengaku bahwa gelang seperti itu sudah lama tak digunakan. Ia menyebut waktu pemakaian terakhirnya sekitar satu tahun yang lalu.
Minta Richard Dipecat
Ferdy Sambo sempat meminta Richard seharusnya dikenakan sanksi Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) dari Polri. Sebab, menurut Sambo, Bharada E merupakan penembak Yosua. Ia merasa tidak adil karena hanya dirinya yang dipecat.
"Bharada E harusnya dipecat," kata Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022).
"Karena dia yang nembak, kan? Jangan hanya saya (PTDH)," jelas Sambo.
Rekomendasi video yang bisa Anda saksikan:
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Dua Ahli Batal Bersaksi di Sidang Kasus Sambo Dkk Hari Ini, Jaksa Hadirkan Saksi Lain, Siapa?
-
Terungkap, Alasan di Balik Otak Brigadir J dari Kepala Dipindah ke Perut
-
Heboh Kabar Ferdy Sambo Ceraikan Putri Candrawathi kerena Terbukti Berselingkuh, Benarkah?
-
Singgung Iphone 13 dari Sambo, Pengacara Ungkap Alasan Bripka Ricky Bikin Grup WA Duren Tiga Setelah Yosua Dibunuh
-
5 Fakta Otak Brigadir J Dipindah ke Rongga Perut Usai Autopsi, Ternyata Ini Tujuannya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan